BeritaKaltim.Co

Peserta Takbir Keliling Harus Patuhi Aturan

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Pawai takbir keliling merupakan agenda rutin setiap tahun memeriahkan malam hari raya Idul Fitri di Kota Tanjung Redeb, ibu kota Kabupaten Berau. Maka dari itu, Panitia Hari Besar Islam Kabupaten atau PHBI Murung Raya mengundang masyarakat ikut meramaikan berpartisipasi kegiatan tersebut yang akan dimulai dari depan rumah dinas Bupati Berau pada malam 1 Syawal 1440 Hijriyah.

Namun setiap masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan pawai takbir keliling pada lebaran tahun 2019 kali ini Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM mengimbau agar masyarakat mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan masyarakat ketika mengikuti Pawai Takbir Keliling yaitu, mematuhi ketentuan rambu-rambu lalu lintas, setiap peserta pawai dilarang menggunakan knalpot bising, tidak meneriakan yel-yel atau sejenisnya yang mengundang permusuhan, peserta diperbolehkan membuat kreatifitas yang bernuansa islami, peserta dilarang membawa mercon atau peledak lainnya, dan bagi peserta yang membawa pengeras suara dibagian mobil diwajibkan gema takbir, tahmid dan lagu-lagu bernuansa islami,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, Bupati Muharram juga menjelaskan, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) sudah mengeluarkan edaran secara tertulis yang dengan berisikan undangan dan himbauan kepada masyarakat, agar mengikuti kegiatan pawai takbir keliling dengan mematuhi segala ketentuan yang diterapkan.

“Imbauan tersebut saya haraap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, agar apa yang tidak kita inginkan tak terjadi kepada masyarakat luas yang ikut dalam pawai tersebut,” harapnya.

Selain itu, dengan dilaksanakannya pawai takbir keliling tersebut, Bupati Muharram berharap momen kesucian idul Fitri 1440 Hijriah ini tetap terjaga dengan baik, hablum minallah dan hablum minnanas dapat semakin ditingkatkan. (adv)

Comments are closed.