Golkar Kaltim Optimistis Kadernya Sukses di Semua Pilkada

oleh -66 views
Abdul Kadir (Kanan).

SAMARINDA, beritakaltim.co- Mayoritas menang dihampir semua kabupaten/kota, Golkar Kaltim optimistis kembali mampu memenangi pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung 2020 mendatang di Kalimantan Timur.

“Melihat pada kekuatan kita di daerah, DPD Golkar Kaltim optimistis dengan target memenangi semua pilkada di kabupaten/kota,” sebut Sekretaris Umum DPD I Golkar Kaltim, Abdul Kadir, Kamis (3/10/2019).

Meski optimistis, Golkar menyesuaikan dengan komposisi raihan suara yang berbeda-beda disetiap daerah. Golkar berhitung mengenai basis massa pendukung. Saat ini, Golkar Kaltim tengah menyusun kekuatan untuk menentukan posisi dukungan di daerah. Baik pada posisi kepala daerah, wakil kepala daerah, maupun partai pendukung.

“Ada daerah yang memang raihan kursinya tidak cukup. Tentu tetap dilakukan koalisi. Syukur-syukur bisa terposisi pada dukungan untuk kepala daerah maupun wakilnya, tetapi bila harus menjadi partai pendukung, juga tak masalah,” jelasnya.

Kondisi Golkar Kaltim tergolong beda, bersama beberapa daerah lainnya, setahunan ini, Golkar Kaltim tanpa nahkoda definitive setelah Rita Widyasari tak lagi memegang tampuk pimpinan DPD I Golkar Kaltim karena tersandung kasus korupsi. Namun, di bawah kendali ketua hariannya yang juga Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK, operasional partai berlambang pohon beringin ini di Kaltim, tetap on the track.

Diakuinya, kekosongan pimpinan utama di Kaltim, sebenarnya tak berpengaruh langsung pada aktifitas partai. Karena semua berkas surat keputusan tetap dilakukan di DPP. Apalagi fungsi Makmur sebagai ketua harian Golkar, sudah mampu mengimbangi celah yang ditinggalkan Rita itu.

Meski tak menyebut nama langsung, Abdul Kadir mengatakan secara internal beberapa tokoh Golkar Kaltim digadang bakal mengisi pos ketua nantinya. Tetapi prosesnya menunggu apa saja hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar pada pertengahan Desember nanti.

“Baik calon Ketua DPD I maupun calon kepala daerah yang bakal diusung Golkar nanti, sebenarnya belum ada gambarannya. Apalagi perkiraan rekomendasinya. Karena semuanya bergantung munas nanti,” bebernya.

Menurutnya, bisa saja ada konsep perubahan terkait dukungan itu bila terjadi perubahan tata tertib, juklak dan AD ART Golkar. Termasuk soal dukungan untuk Ketua DPD I Golkar Kaltim.

“Restu Golkar memang belum ada. Masih terlalu dini kalau ditanya saat ini. Baik itu calon yang mendaftar maupun calon dari internal. Karena pasca Munas, dukungan untuk calon kepada kepala daerah baru diketahui,” tutupnya. (Hr)