BONTANG,Beritakaltim.co — Peran media sosial saat ini sangat berkembang pesat dalam kehidupan sosial masyarakat, baik tua, muda, pelajar ataupun pemuda semua merasakan sentuhan dari media sosial.
Dengan perkembangan yang cukup marak tersebut, media sosial menjadi salah satu elemen penting yang tak terpisahkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Media sosial sendiri merupakan alat komunikasi berbasis internet (online) yang memudahkan siapa saja dalam berkomunikasi dan menerima informasi, tanpa ada batasan jarak. Sehingga dengan demikian dalam membentuk karakter generasi muda sangat terbuka.
Ada berbagai macam dampak yang akan terjadi dan secara tidak langsung turut membentuk karakter generasi muda itu sendiri, mulai dari dampak positif hingga negatif. Hal semacam inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan karakter bagi generasi muda.
Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, pemanfaatan media sosial seharusnya hanya dengan hal – hal yang positif, bukan dengan hal – hal yang negatif. Tentunya peran pendampingan orang tua sangat dibutuhkan bagi anak – anak yang baru belajar menggunakan media sosial.
“Kembali lagi pemanfaatan media sosial tentu tergantung dari masing – masing individu,” ujarnya kepada Beritakaltim saat ditemui usai upacara memperingati hari ulang tahun Kota Bontang yang ke 20 tahun, di halaman kantor Walikota Bontang jalan M. Roem Kelurahan Bontang Lestari, Senin (14/10/2019).
Iapun mengajak masyarakat Kota Bontang khususnya untuk menggunakan media sosial dengan secara bijak, salah satunya tidak berkomentar ataupun membagikan berbagai konten yang isinya tidak sesuai dengan kenyataan (Hoax). Sebab kata dia, bisa menggiring penggunanya keranah hukum akibat melanggar undang – undang ITE.
“Manfaatkanlah media sosial itu sebaik – baiknya untuk kemajuan pembangunan di Kota Bontang,” pesannya.Adv.HR.
Comments are closed.