BeritaKaltim.Co

Trend Penularan Virus Korona di Kaltim, Tambah Positif 197-18 Sembuh

BERITAKALTIM.CO- Menjelang penutupan bulan Agustus 2020, tanda-tanda penularan virus Korona di Kalimantan Timur tidak juga menunjukkan mereda. Sebaliknya, jumlah pasien baru positif kian lebih besar dari pada pasien yang sembuh. Sementara pasien yang meninggal juga semakin banyak.

Update pada 30 Agustus 2020, di Kalimantan Timur bertambah lagi 197 pasien baru terpapar virus. Sehingga yang dirawat kini ada 1.642 pasien. Mereka diisolasi secara mandiri dan di rumah sakit. Sementara yang sembuh pada hari yang sama di 10 kabupeten dan kota se Kaltim hanya 18 orang.

Dengan pertambahan pasien positif terus menerus dan tidak menunjukkan trend menurun itu, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur, Andi M Ishak mengingatkan tidak mampunya tenaga medis mengendalikan pasien baik yang dirawat di rumah secara mandiri maupun di beberapa rumah sakit. Pemerintah mengajak masyarakat untuk menerapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan tidak keluar rumah jika memang tidak perlu sekali.

“Transmisi lokal sudah terjadi di mana-mana. Sekarang pertambahan pasien baru positif meningkat berlipat-lipat dibanding pada satu atau dua bulan pertama masa pandemi. Kondisi ini mengkuatirkan. Jangan sampai situasinya tidak bisa dikendalikan oleh tenaga medis,” ujar Andi M Ishak dalam video conference.

Tingkat kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan, diakui oleh Andi, tergolong lemah. Banyak warga terlihat tidak menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Juga masih banyak warga berkumpul-kumpul.

“Yang bisa memutus penyebaran virus ini adalah masyarakat sendiri. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama berjuang untuk menghentikan penyebaran virus ini dengan cara membatasi pergerakan di luar rumah. Jika pun harus keluar gunakan masker dan sering cuci tangan,” tuturnya.

Saat ini kumulatif pasien positif di Kaltim ada 4.120 orang. Diantaranya 2.318 sembuh dan 160 pasien positif yang meninggal dunia. Sedangkan yang masih dirawat 1.642 pasien.

Jumlah kematian kumulatif 160 orang setelah ditambah yang terjadi 5 kematian pada hari itu. Lima kematian tersebut terjadi 3 di Balikpapan dan 2 pasien di Samarinda. Seluruhnya telah dimakamkan dengan protokol covid-19. #

Wartawan : Charle

Comments are closed.