BeritaKaltim.Co

Sesuai Target, Realisasi Pendapatan Pajak Kaltim Capai 90 Persen

BERITAKALTIM.CO- Kepala Bapenda Kaltim, Ismiati mengatakan, realisasi pendapatan sektor pajak Kaltim sudah mencapai 90 persen dari target yang ditetapkan pada APBD Perubahan 2020.

Hal ini diungkapkannya pada Rabu siang (21/10/2020). Ia mengatakan bahwa terdapat Sejumlah sektor memberi kontribusi paling besar.

“Paling besar pajak bahan bakar kendaraan bermotor Rp 1,75 triliun. Pajak kendaraan bermotor Rp830 miliar. Balik nama kendaraan bermotor Rp650 miliar. Pajak air permukaan Rp5 miliar. Pajak rokok, itu given dari pemerintah pusat sekitar Rp 200 miliar,” ucapnya saat disambangi di Kantor Gubernur Kaltim.

Sementara terkait realisasi retribusi pajak. Ismi sapaan akrabnya mengatakan, bahwa pendapatan dari retribusi tergolong kecil di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Retribusi dari penyewan gedung semisalnya, disebut pendapatannya berkurang. Hal ini disebabkan adanya imbauan pemerintah yang melarang masyarakat untuk berkumpul dalam satu ruangan.

Saat ini, Ismiati menjelaskan, sektor-sektor sumber pendapatan daerah dari pajak dan retribusi terus digenjot. Termasuk tahun depan.

Kondisi pandemi sebut Ismi, membuat Bapenda menargetkan kemandirian pendapatan, dengan memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dalam pendapatan daerah, peranan pajak sangat siginifikan menunjang PAD. Melihat komposisi APBD Kaltim, 54 persen PAD. Kita ingin menunjukkan kemandirian fiskal daerah,” katanya.

Sebagai informasi. Pada APBD Perubahan 2020, proyeksi PAD Rp 4,31 triliun. Dari proyeksi pendapatan APBD senilai Rp 8,58 triliun. Proyeksi pendapatan PAD sektor pajak, Rp 3,39 triliun. Di sektor retribusi, pendapatan diproyeksi Rp 12,33 miliar. #

Wartawan: Sam

Comments are closed.