BeritaKaltim.Co

Puji Hartadi Reses di Desa Sepakat dan Loa Kulu Kukar, Ini Temuannya

BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi melakukan kegiatan menyerap aspirasi (Reses) di Desa Sepekat dan beberapa desa sekitarnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Beberapa aspirasi dari konstituenya tersebut yakni masih seputar infrastruktur serta minimnya kontribusi perusahaan tambang batu bara kepada masyarakat.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Sepakat, Juniar memgatakan, hingga saat ini fasilitas olahraga serta kontribusi perusahaan tambang batu bara kepada masyarakat tidak maksimal. Oleh karena itu lewat reses anggota DPRD Kaltim Puji Hartadi kami berharap aspirasi kami dapat diperjuangkan.

“Terima kasih kami kepada pak Puji Hartadi atas kunjungan resesnya. Kami berharap permasalahan dan keluhan yang kami sampaikan dapat diperjuangkan demi kemaslahatan warga Desa Sepakat dan desa-desa lain di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucap Juniar.

Sementara itu, Puji Hartadi mengatakan dengan adanya aspirasi dari masyarakat di Desa Sepakat dan desa Loa Kulu serta Loa Gagak ternyata masih banyak pekerjaan pemerintah yang mesti dia kawal.

“Aspirasi yang ada akan saya bawa ke sidang paripurna setelah reses,” beber politisi PKB tersebut.

Berikut beberapa aspirasi dari masyarakat dari Desa Sepakat, Loa Gagak serta Loa Kulu yang terangkum dalam hasil reses Puji Hartadi antara lain; Perwakilan pemuda selama ini kurang disentuh dalam hal pembangunan, mereka minta difasilitasi.

Kemudian Infrastruktur dari Loa Gagak ke Loa buah supaya akses ke Samarinda bisa lebih mudah. Juga soal kontribusi dari perusahaan tambang di Kecamatan Loa Kulu kurang signifikan dibandingkan kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan saat ini. Padahal di desa itu terdapat sekitar 40 perusahaan tambang yang beroperasi di Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hal lainnya menyangkut potensi wisata sangat menjanjikan di Loa Kulu. Kemudian pihak perusahaan tambang terutama mobil operasional membawa kotoran lumpur di sepanjang jalan. Di Desa bakungan jalan warga terputus akibat tambang.

“Perlu adanya keseriusan dari pihak perusahaan maupun pemerintah untuk memperbaiki, bisa diajukan ke propinsi maupun ke pusat,” ujarnya. #

Wartawan: Heriman

Comments are closed.