BeritaKaltim.Co

Bantu Amankan Pilkada, 3010 Satlinmas BKO Polresta Balikpapan

BERITAKALTIM.CO- Serah terima BKO (Bawah Kendali Operasi) Satlinmas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan 2020 dari Pemerintah Kota Balikpapan kepada Polresta Balikpapan, digelar di halaman Balai Kota, Rabu sore (02/12/2020).

Penyerahan Satlinmas dari pemkot ke Polresta Balikpapan dilakukan dalam apel Bersama yang diikuti perwakilan linmas, Pol PP, Polri, TNI dan Wali kota Bersama Kapolresta, Dandim Balikpapan dan Ketua KPU Balikpapan Bersama komisioner.

“Tugasnya bukan hanya menjaga ketertiban tetapi juga menjaga penegakkan protokol kesehatan, karena pemilih ada jamnya kemudiam harus pakai masker dan alat tulis sendiri. Kalau sarung tangan dibagi di sana,” ujar Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi

Dijelaskannya, Linmas juga perlu mengatur tempat duduk bagi warga yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos pilihannya.

“Supaya jangan bergerombol, kalau Pilkada sebelumnya tidak masalah sekarang ada protokol kesehatan jadi bagian juga dari Linmas,” urainya.

Rizal juga menyebut dari 3010 itu ada sekitar 136 anggota linmas yang reaktif dan akan dilanjutkan dengan swab. Juga terdapat 25 anggota linmas yang belum rapid test.

Saya mohon yang 25 orang rapid demi keamanan dan Kesehatan aparat dan kita semua.

“Saya mohon yang 25 orang rapid demi keamanan dan Kesehatan aparat dan kita semua. Selamat bertugas 9 Desember saudara-saudara sekalian. Mudah-mudahan smeua berjalan lancara dan secara resmi saudara berada dibawah komanda Polresta Balikpapan,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan, kegiatan lima tahun sekali tentunya anggota Linmas saat ini sudah berpengalaman. Akan tetapi, situasi Pilkada tahun 2020 berbeda dengan sebelumnya, dikarenakan adanya pandemi Covid 19.

“Beberapa agenda kegiatan terutama pada saat pencoblosan ada beberapa kegiatan yang berbeda sebelumnya, perbedaan di antaranya protokol kesehatan yang harus dipatuhi,” tegasnya.

Turmudi mengatakan, setelah serah terima petugas Linmas akan diatur kembali namanya sesuai dengan TPS, kemudian digabungkan dengan anggota Polri yang sudah diatur di lapangan. H-1 atau H-2 kami upaya digeser ke TPS masing-masing, sehingga ada waktu mereka untuk menyesuaikan dan menguasai tempat TPS untuk pengamanannya,” ucapnya.

Turmudi menambahkan protokol kesehatan ditiap TPS menjadi atensi khusus yang wajib dilaksanakan. Adapun petugas Linmas dan anggota Polri sudah mengetahui tugas dan tanggungjawabnya ketika terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menuturkan salah satu tugas Linmas pengamanan di TPS. Karena sifatnya pengamanan maka di BKO ke kepolisian. Sebanyak 3.214 petugas Linmas perlu mengetahui tugasnya mengamankan kotak suara yang berisi surat suara dan formulir, karena kotak suara yang sudah disegel sudah menjadi dokumen negara.

Mengamankan kotak suara itu penting, jangan sampai itu hilang, tidak ada gantinya lagi, karena surat suara lain sudah dihanguskan. Jadi kotak suara itu ketika masuk TPS tidak boleh diamankan di rumah RT harus di TPS. Semalaman ditungguin,” tukasnya.

Hingga saat ini, petugas Linmas yang akan mengamankan Pilkada Balikpapan tahun 2020 sudah mengikuti pemeriksaan Rapid Test. Walaupun, ada 136 petugas Linmas yang hasil pemeriksaan Rapid Test dinyatakan reaktif sehingga dilakukan pemeriksaan swab. Namun, jika hasilnya dinyatakan positif maka petugas Linmas akan diganti. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.