BeritaKaltim.Co

Pemkot Balikpapan Meniadakan Perayaan Tahun Baru 2021

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan meniadakan kegiataan perayaan untuk menyambut tahun baru 2021 sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran Covid-19.

Surat Edaran melarang Perayaan Tahun Baru telah diterbitkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Rabu (02/12/ 2020). Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

“Malam tahun baru tadi juga sudah keluar surat edaran Gubernur tidak membolehkan ijin ada perayaan tahun baru,” ujar Rizal

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan meminta pada masyarakat agar menahan diri untuk tidak membuat kegiatan perayaan di malam tahun baru.

Sebagai upaya untuk mencegah potensi penyebaran virus Corona yang masih mewabah di Kota Balikpapan. Sehingga kondisi masih rawan apabila melakukan kegiatan perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang.

“Kami meminta masyarakat untuk menahan diri, karena situasi memang masih rawan dengan ancaman Covid-19,” kata Rizal ketika diwawancarai wartawan, Rabu (2/12/2020).

Rizalpun menyatakan, akan ada penjagaan disejumlah fasilitas publik maupun obyek-obyek wisata untuk mencegah adanya kerumunan. Karena biasanya masyarakat ingin menyaksikan pesta kembang api yang digelar perusahaan.

“Jadi obyek wisata, malam tahun baru kita akan jaga, tidak ada yang melaksanakaan perayaan malam tahun baru,” ujarnya.

Sementara terkait kebijakkan Pemerintah yang mengurangi libur dan cuti bersama di akhir tahun 2020 sebanyak tiga hari, yaitu tanggal 28-30 Desember 2020. Rizal justru menyambut positif. Karena demi kesehatan masyarakat.

Meskipun pengurangan libur dan cuti bersama akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) khususnya sektor pariwisata. Rizal tak mempermasalahkan. Karena dia menilai pencegahan covid-19 lebih utama.

“Kita sekarang tidak bisa berhadapan dengan dampaknya karena ini demi keselamatan,” ujarnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.