BERITAKALTIM.CO- Disaat Dina Pendidikan Kota Balikpapan mulai mempersiapan simulasi kegiatan belajar mengajar tatap muka bulan Januari 2021 nanti, ternyata ditemukan dua guru terkonfirmasi positif covid-19. Keduanya dicatat masuk dalam 27 penambahan kasus positif baru hari ini, Kamis (3/12/2020).
“Hari ini terdapat dua guru dari tingkat TK dan SMK yang terkonfirmasi positif. Dua guru tersebut masuk dalam 27 kasus yang diumumkan terkonfirmasi positif hari ini, bersama 19 kasus selesai isolasi, dan satu kasus meninggal dunia,” ungkap Wali Kota Rizal Effendi dalam press rilis Satgas percepatan penanganan covid-19 Kota Balikpapan.
Dijelaskannya, dengan adanya dua guru yang terkonfirmasi positif akan menjadi perhatian dalam rangka persiapan pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah pada Januari mendatang.
“Dari 27 kasus terkonfirmasi positif yang perlu kita cermati ada 2 kasus dialami guru TK dan SMK. Ini tentu jadi perhatian dalam rangka kita mempersiapkan sekolah tatap muka,” kata Rizal.
Meski ada dua guru yang terkonfirmasi positif, namun Rizal memastikan simulasi tetap akan berjalan. Saat ini tengah disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
“Tetap kan tidak di sekolah yang ada gurunya positif,” ujarnya.
Ia juga memastikan jika terdapat guru yang terkonfirmasi positif pada sekolah yang akan melaksanakan simulasi, maka akan ditunda.
“Sekolah yang ada gurunya positif tentu kita tunda. Kita lihat hasil tracingnya. Lagi disiapkan Dinas Pendidikkan,” tuturnya.
“Simulasi sekolah lagi siapkan oleh Dinas Kesehatan, bagi sekolah-sekolah yang ada gurunya positif tentu akan menjadi evaluasi penting bagi kita.” urainya.
Rencananya kegiatan belajar tatap muka akan dimulai pada 12 Januari bulan depan. Namun harus ada persetujuan dari Dinas Pendidikan setempat, sekolah bersangkutan maupun orangtua siswa. Siswa yang masuk juga hanya 50 persen. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.