BeritaKaltim.Co

Muktamar IX PPP Zona Kalimantan di Samarinda, Rusman: Kami Siap

BERITAKALTIM.CO- Bertempat di Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Provinsi Kalimantan Timur Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda Ulu, Senin (14/12/2020), Pengurus DPW PPP Kaltim menggelar konferensi pers terkait rencana Muktamar ke- IX DPP PPP yang akan digelar di Kota Makasar pada tanggal 18 sampai 21 Desember 2020.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPW PPP Kaltim Rusman Yakub menyampaikan, Muktamar DPP PPP yang akan diadakan kali ini akan berbeda dari muktamar-muktamar sebelumnya. Dimana mengingat kondisi pandemi covid-19 yang belum mereda, sehingga harus melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam pelakasanaannya. Untuk itu DPP PPP Pusat mengambil kombinasi dua metode yaitu secara virtual dan tatap muka atau fisik.

“Nanti akan dibagi menjadi 10 zonasi pelaksanaan secara virtual. Pusatnya atau pengendali acara itu di Makasar, yang direncanakan akan dibuka langsung oleh presiden,” ungkap Rusman.

Untuk Zona Kalimantan akan dilaksanakan di Hotel Mercure Samarinda, yang terdiri dari Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan. Sementara Kalimantan Barat akan bergabung di Zona Banten, mengingat jarak yang cukup jauh dengan Kalimantan Timur. Penunjukkan Kaltim sebagai tuan rumah Muktamar IX Zona Kalimantan tersebut berdasarkan Surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan Nomor 2751/IN/DPP/XII/2020, tanggal 5 Desember 2020.

“Zona Kalimantan akan diikuti sebanyak 106 peserta utusan. Yakni, Kalsel 34 utusan, Kaltim 26 utusan Kalteng 34 utusan dan Kaltara 12 utusan,” imbuhnya.

Dikatakan Rusman, ada empat agenda utama pembahasan pada Muktamar tersebut. Yakni pembahasan AD ART partai, laporan pertanggung jawaban kepengurusan, pembahasan rekomendasi dan program kerja dan pemilihan ketua umum.

“Sekarang ini panitia lokal waktunya sangat mepet untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Nah, Karena pandemi, tidak ada lagi utusan partai dari tiap-tiap Provinsi yang membludak di satu daerah yaitu tuan rumah,” terangnya.

Mengenai mekanisme pemilihan ketua umum DPP PPP, saat ini pihak SC sedang menggodok aturan tersebut. Namun sepengetahuan Rusman, tata cara pemilihan itu ada tiga skenario. Pertama, Setiap Zona akan memilih di masing-masing di Zonanya secara manual. Kedua, menggunakan aplikasi vote secara online. Serta skenario ketiga yaitu karena semua ketua DPW berada di Makasar maka akan diwakilkan oleh ketua-ketua DPW.

“Muktamar ke- IX ini akan menentukan masa depan partai kedepan terutama dalam menghadapi tahun politik di 2024, agar lolos parliamentary threshold. Maka dari itu, perlu energi baru. Kalau kita di Kaltim sudah melalui pembahasan dari pengurus tingkat DPC sampai pengurus DPW, paling tidak sehari sebelum Muktamar kita sudah ada sikap kemana akan melabuhkan pilihan.” jelasnya. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.