BERITAKALTIM.CO – Video yang menunjukkan matahari terbit dari utara mendadak heboh dijagad media sosial. Direkam di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, video langsung viral. Tampak perekam video mengarahkan kamera ke arah Matahari yang disebutnya terbit di utara. Perekam video juga menyebut peristiwa terjadi di MAN Binamu, Jeneponto, Kamis (17/6).
Menariknya, belum lama ini pernah viral kabar bahwa NASA mengatakan Matahari akan terbit dari barat. Apakah benar? “Itu adalah hal yang wajar karena pergerakan posisi Matahari akibat kemiringan sumbu rotasi Bumi,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, seperti ditulis Detikcom..
Matahari sebutnya berada di belahan utara tiap bulan Juni,. Terbitnya bukan di titik timur, tetapi bergeser mendekati timur laut. Pada tengah hari Matahari akan berada di arah utara. Saat terbenam bukan pada titik barat, tetapi mendekati barat laut. “Titik terbit tepat di timur, dan terbenam tepat di barat, terjadi pada bulan Maret dan September,” sambungnya.
Desember nanti, titik terbit berada dekat titik tenggara, tengah hari Matahari di arah selatan, dan terbenam dekat titik barat daya. Ditambahkannya, pergerakan posisi Matahari akibat kemiringan sumbu rotasi Bumi juga mempengaruhi perubahan musim di bagian utara dan selatan.
Matahari dari Barat Bikin Resah
Februari silam, sebuah postingan Facebook yang dibagikan belasan ribu kali mengklaim bahwa lembaga antariksa NASA mengumumkan kemungkinan Matahari bisa terbit dari barat.Disebutkan bahwa Matahari muncul dari barat disebabkan oleh Bumi berputar ke arah sebaliknya dan menjadi tanda-tanda kedatangan kiamat. Postingan berbahasa Thailand itu dibagikan sekurangnya 15 ribu kali sejak pertengahan Januari.
“Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang menyebabkan Matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat,” tulis postingan meresahkan tersebut.
Postingan semacam itu diketahui beredar di media sosial terutama Facebook dalam beberapa versi. Sebelumnya juga pernah dalam bahasa Inggris. Untungnya dapat dipastikan klaimnya palsu dan NASA tak pernah menyatakan Matahari akan terbit dari barat.
Mengenai isu ini, bantahan dari NASA sudah cukup lama mereka lontarkan. “Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi Matahari akan terbit dari barat,” kata Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications NASA seperti dikutip detikINET dari AFP.
“Adapun pembalikan medan magnet memang fenomena nyata yang telah terjadi beberapa kali di masa silam dan ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya, namun pernyataan jika hal ini membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya yang menjadikan Matahari terbit dari barat adalah salah,” imbuh dia.
NASA juga pernah mempublikasikan penjelasan tentang pembalikan medan magnet Bumi, bahwa fenomena ini biasa terjadi di masa lampau dan tak fatal. Tak seperti magnet yang kita kenal, misalnya saja magnet kulkas, materi yang mengatur medan magnet Bumi memang bisa pindah atau bergerak. (*)
Comments are closed.