BeritaKaltim.Co

Musrembang Balikpapan Utara Usulkan 30 Prioritas, Termasuk Jalan Taman Sari dan Sungai Wain

BERITAKALTIM.CO- Bertempat di aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara dilaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Kegiatan Musrenbang kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan Musrenbang yang sudah dilaksanakan di tingkat kelurahan beberapa waktu lalu di Kelurahan Graha Indah, Muara Rapak, Karang Joang, Gunung Samarinda, Gunung Samarinda Baru, dan Batu Ampar.

Dalam kegiatan ini selain mengusulkan beberapa usulan yang masuk dari setiap kelurahan, juga akan dibahas mana usulan yang menjadi skala prioritas yang ada di setiap kelurahan.

Camat Balikpapan Utara Mahendra menyampaikan dalam kegiatan Musrenbang ini akan dibahas mana-mana usulan yang dianggap menjadi skala prioritas dari setiap kelurahan baik dalam usulan pengerjaan jalan, saluran drainase hingga ketersedian ruang terbuka hijau di setiap kelurahan.

“Ada 30 usulan skala prioritas, masing masing kelurahan ada 5 usulan salah satunya jalan taman sari dan jalan sungai Wain, ada juga usulan tambahan,” jelas Camat Balikpapan Utara seusai Musrembang, Senin (24/1/2022).

Mahendra mengatakan, beberapa item usulan tambahan juga disampaikan antara lain terkait penanganan longsor di kilo 15 dan kilo 8, pengembangan kilo 17 yang akan digunakan untuk beberapa pilihan seperti rumah sakit Jiwa, Balai latihan kerja dan rumah penampungan anak jalan.

” Yang lebih penting peningkatan sarana pelayanan publik seperti Kelurahan Muara Rapak, parkirnya minim, tidak ada parkiran dan agak rawan, dan pengembangan destinasi wisata. Dan juga usulan puskesmas yang berada di Gunung Samarinda, perlu peningkatan sarana pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Dari 30 usulan skala prioritas kecamatan, porsi usulan wilayah Utara layak diprioritaskan, dikarenakan akan menjadi pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN).

“Wilayah dan penduduknya lebih luas, dan permasalahan pembangunannya harus lebih prioritas dari kecamatan lainnya,” ucapnya.

Mahendra juga menyampaikan sudah mengantongi skala-skala prioritas dari usulan tersebut.

“Jadi ini sudah kami tampung, hanya saja kami perlu kembangkan kembali diluar usulan yang ada. Dan saya minta kepada anggota dewan tolong didukung untuk wilayah utara,” tutupnya

Beberapa usulan yang diutarakan oleh para perwakilan dari kelurahan mendapat apresiasi dari anggota dewan dapil Balikpapan Utara Syarifuddin Oddang, Amin Hidayat, dan Puryadi yang menyempatkan hadir pada kegiatan musrenbang Balikpapan Utara.

Amin Hidayat mengatakan, Sebenarnya dari skala prioritas usulan yang ada termasuk belum proposional. Mengingat banyaknya usulan yang disampaikan pada rokerenbang kelurahan hanya 30 usulan yang diprioritas di Kecamatan. ” Itu pun nanti di kerucutkan lagi di musrembang kota,” ucapnya.

“Cuma harus ada keadilan, jangan disama ratakan, harus proposional,” ucapnya.

Sementara itu, Syarifuddin Oddang yang akrab dipanggil Oddang mempertanyakan kepada Bappeda terkait usulan musrembang di tahun 2021 yang telah diusulkan tokoh masyarakat melalui RT berapa nilai anggaran realisasi yang diakomodir untuk di tahun 2022.

” Mohon ada anggarannya , berapa nilai setiap kelurahan di Balikpapan Utara.Inikan item dalam perencanaan pembangunan yang diakomodir dalam musyawarah, belum yang dikawal oleh DPRD, hilang tidak ada, ” jelasnya.

” Jangan sampai ada dusta diantara kita, Mohon diluruskan Bappeda dari tahun ke tahun diminta, sebelum masuk Rakorenbang di kelurahan disampaikan dulu berapa nilai yang diakomodir. Jadi ada alasan di masyarakat, ” jelasnya.

Ditempat yang sama Puryadi, mengatakan usulan skala prioritas kecamatan yang telah diakomodir belum tentu juga akan direalisasikan dan diprioritaskan seperti jalan Taman Sari tahun lalu.

” Kemarin 10 skala prioritas, tetapi hasilnya tidak sesuai yang diprioritaskan,” ucapnya.

Comments are closed.