BERITAKALTIM.CO- Sejumlah agenda telah membentang menyambut kunjungan kerja Bupati Edi Damansyah di Desa Liang Buaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Terutama terkait ekonomi warga, karena selama dua terakhir dilanda Pandemi Covid-19.
“Ya, kami mencek kondisi perekonomian masyarakat karena masa pandemi selama dua tahun terakhir ini,” kata Bupati Kukar Edi Damansyah, seperti dikutip dari media kukarpaper.com.
Tiba di Desa Liang Buaya, Sabtu (19/3/2022) sore, Bupati yang menumpang speed boat disambut Camat Muara Kaman Barlian. Rombongan Bupati tiba sekitar pukul 18.30 Wita, sehingga lamgsung menjalani sholat magrib dan kemudian makan malam.
Kunjungan kali ini adalah yang ketiga kali dilakukan Bupati Edi Damansyah ke Desa Liang Buaya. Hal itu membuat masyarakat di sana merasa senang, karena menunjukkan perhatian dan hadirnya pemerintah kabupaten di tengah-tengah warga yang sedang mengalami kesulitan akibat Pandemi Covid-19.
Malam itu, setelah makan malam, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada warga pra sejahtera dan juga para lansia (Lanjut Usia). Bupati memberikan bantuan bahan pokok dari dana pribadi.
Desa Liang Buaya berada di atas Sungai Mahakam, luas kawasannya 91,62 Kilometer persegi. Di sana ada dua dusun dan 7 RT. Menurut data tahun 2018, tercatat penduduk di situ ada 1.131 jiwa atau 336 KK (Kepala Keluarga).
Keesokan harinya, Bupati menerima 50 ribu benih ikan Papuyu alias ikan Betok untuk dibudidayakan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.
Benih ikan itu kemudian dilarutkan ke kawasan reservart Ngayan Tuha, Desa Liang Buaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegera.
Kawasan reservart Ngayan Tuha adalah kawasan konservasi ikan endemik, sekaligus lokasi budidaya ikan air tawar di sebelah hulu Sungai Mahakam. Luas kawasan konservasi itu 1.500 hektar. #
Wartawan: Hardin | ADV
Comments are closed.