BeritaKaltim.Co

Unjukrasa Menolak BBM di DPRD Kaltim Bawa 4 Tuntutan

BERITAKALTIM.CO- Gelombang aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus berlangsung disejumlah daerah di Indonesia tak terkecuali di Kalimantan Timur.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur Membara melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kaltim, Karang Paci Samarinda.

Dalam aksinya massa mendesak DPRD Kaltim menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM secara terbuka. Setelah mendengarkan orasi dari AMKM, ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud ingin menyampaikan sikap dan orasi untuk menyambut massa aksi namun tidak mendapatkan kesempatan dari massa aksi AMKM karena dinilai bertele-tele.

Sementara Koordinator lapangan, Sayid Ferhat mengatakan pihaknya akan terus melakukan aksi unjukrasa hingga DPRD Kaltim mengeluarkan atau menyatakan sikap secara tegas agar menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Adapun empat point yang menjadi tuntutan dari Aliansi Masyarakat Kaltim Membara yakni Mendorong payung hukum yang jelas terhadap penggunaan BBM bersubsidi, mengevaluasi peran BPH Migas yang bertugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi, mendesak pemerintah memberantas mafia migas dan tambang, menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Hingga pukul 17.55 Wita massa aksi masih bertahan di depan kantor DPRD Kaltim. #

 

Comments are closed.