BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kaltim Sukmawati menemui warga di daerah pemilihannya, Kabupaten Paser. Kali ini warga Desa Tempakan, Kecamatan Batu Engau, yang letaknya desanya termasuk terujung di selatan Kaltim.
Sukmawati tampil di depan warganya dalam tugas Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda). Tepatnya mengenai Perda No. 4 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan, serta Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika.
Seperti diketahui, peredaran Narkoba sudah menyentuh masyarakat di desa-desa. Mengantisipasi hal tersebut, Sukmawati mendatangi desa yang berbatasan wilayah dengan Kalimantan Selatan.
Acara sosialisasi berlangsung di sebuah rumah sederhana. Sukmawati ditemani oleh Dokter Puskesmas Tanah Grogot, dr. Asnurathab Chairiri dan Anggota BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Paser, Agus Suasdinur.
“Butuh peran semua pihak untuk mencegah masuknya narkoba. Utamanya masyarakat bagaimana bisa mencegahnya. Narkoba itu masalah serius. Karena banyak anak-anak muda, sudah terjerumus, kita tidak ingin itu terjadi di kampung kita ini,” kata politisi perempuan dari PAN ini.
Kaltim memang menjadi salah satu pangsa pasar peredaran narkotika. Letak geografis dan ekonomi sebagai daerah penghasil SDA. Hal ini menjadi kekuatiran Sukmawati.
Karena ternyata, pengedar tak hanya menyasar perkotaan saja, tapi sudah masuk sampai ke desa-desa. Sukmawati tak ingin kampungnya, desa di dapilnya, menjadi target bisnis haram tersebut.
“Jangan sampai salah pergaulan. Kita harap dari orang tua, para bapak ibu ini, bisa menjaga anak-anaknya. Anak-anak remaja kita yang memang sangat rentan ini, bisa bebas dari jerat narkoba,” kata wakil rakyat Kaltim, dapil Paser-PPU ini.
Sukmawati termasuk orang baru di DPRD Kaltim. Dia resmi dikukuhkan sebagai Anggota DPRD Kaltim menggantikan almarhum Muspandi. Pengucapan sumpah janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kaltim masa jabatan 2019-2024 berlangsung pada Rapat Paripurna XIII, di Gedung D, lantai 6, Kantor DPRD Kaltim, Selasa (4/5/2021) silam. #ADV
Comments are closed.