BeritaKaltim.Co

DPRD Kaltim Terus Sorot Dampak Aktivitas Pertambangan

BERITAKALTIM.CO – Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun kembali membicarakan dampak dari lubang bekas galian tambang yang hanya dibiarkan begitu saja padahal begitu membahayakan terhadap keselamatan nyawa seseorang.

Samsun menegaskan agar ini menjadi peringatan serius juga kepada pemilik lubang tambang untuk memberikan safety minimal pagar pemberitahuan agar jangan didekati.

“Kita tidak mau menuduh siapa dan lubang mana tetapi semua lubang tambang berpotensi untuk terjadi kecelakaan seperti itu,” ujar Samsun, Kamis (20/10/2022).

Berdasar data dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mencatat sejak tahun 2021 telah ada 4i nyawa melayang akibat lubang tambang.

Samsun merasa prihatin terhadap kejadian itu yang kerap berulang. Padahal perlunya pencegahan yang sistematis kepada semua.
Berkaitan dengan pengamanan di lubang bekas galian tambang tersebut pun sudah direkomendasikan melalui rapat Panitia Khusus (Pansus).

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jangan sampai terjadi yang kesekian kalinya termasuk anak-anak karena memang berbahaya,” kata Samsun.

Samsun menyarankan kepada aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya yang memiliki kewenangan untuk dapat menegakkan hukum karena fungsi DPRD tidak berhak atas adventorial pertambangan melainkan hanya sebagai pengawasan saja.

“Usut tuntas kalau memang itu pelanggaran agar menimbulkan efek jera. Kita serahkan dulu kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengaku soal lubang eks tambang yang dibiarkan menganga sering dilakukan mereka para penambang ilegal sehingga pemerintah dinilai perlu bertindak tegas terhadap oknum masyarakat tidak bertanggungjawab agar segera diberantas tuntas.

“Kalau legal jelas ikut aturan salah satunya membayar jaminan raklamasi, melaksanakan reklamasi sebelum ditinggalkan termasuk adanya perjanjian karya pengusaha pertambangan batu bara (PKP2B),” tandasnya. #ADV

Comments are closed.