BeritaKaltim.Co

Hutan Lindung Kutai Timur Juga Dijarah Penambang Batu Bara Liar

BERITAKALTIM.CO- Anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir menyoroti aktivitas tambang ilegal di hutan lindung Kutai Timur (Kutim), karena dinilainya mengancam keberadaan hutan lindung di Benua Etam.

Menurut Sutomo Jabir, dia menerima laporan dari warga soal dugaan penambangan di kawasan hutan lindung Teluk Pandan, Kutai Timur. Legislator Karang Paci itu meminta Dinas Kehutanan Kutim melakukan pengawasan ketat di kawasan itu.

“Saya sudah minta dinas kehutanan terus mengawasi kawasan hutan lindung Kaltim agar tidak ditambang. Kemudian melakukan penanganan karena jika dibiarkan, maka lingkungan hutan lindung Kaltim akan semakin hancur,” kata Sutomo Jabir, Kamis (3/11/2022).

Dirinya mengaku telah melakukan sidak ke kawasan itu untuk melihat langsung kondisi yang ada.

Pihaknya juga telah melakukan konfirmasi ke Dinas ESDM dan DPMPTSP Kaltim, hasilnya aktivias pertambangan yang dilakukan di Teluk Pandan, tidak memiliki izin alias ilegal.

“Tambang ilegal di lokasi itu memang sempat ramai, tapi kemarin saya lewat sana sudah sepi. Semoga tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di lokasi itu, bahkan di semua kawasan hutan lindung di Kaltim,” tegasnya.

Kasus-kasus tambang liar sebenarnya bukan hanya di kawasan Hutan Lindung Kutai Timur, tapi juga terjadi di beberapa kawasan konservasi seperti Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Sejauh ini sudah ada penindakan dari aparat hukum. Hanya saja, meski sudah ada yang ditindakk aksi-aksi penambangan liar masih saja sering ditemukan warga. #ADV

Comments are closed.