BERITAKALTIM.CO | BKTV – Bakti kepada negeri bisa dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Itulah yang dipraktikkan anggota dan kader pemuda pancasila di Kota Samarinda dalam merayakan HUT ke-63 organisasi itu. Sekitar 2000 anggota turun ke jalan, kerjabakti massal.
Aksi 1 November 2022 itu berlangsung di 14 titik kota Samarinda. Diantaranya di kawasan yang rawan banjir, seperti Antasari dan juga Taman Samarendah. Anggota Pemuda Pancasila didukung oleh prajurit TNI dan Polri, juga pasukan pemerintah kota, terjun ke selokan-selokan memperbaiki aliran air yang menyumbat.
“Kami bekerjasama dengan Pemkot Samarinda dan sudah berkoordinasi dengan wali kota, di mana saja titik yang perlu dibersihkan. Hari ini kita membuktikan, bisa bersinergi dengan Pemkot Samarinda,” ujar Sekertaris MPW PP Kaltim, Awang Yacoub Luthman.
Gerakan bersih-bersih menyambut HUT Pemuda Pancasila ke-63 dipimpin oleh Sahabudin yang akrab disapa Budi Lombok. Saat ini dia adalah bagian penting organisasi massa Pemuda Pancasila, karena dipercaya sebagai Komandan KOTI Mahatidana Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kaltim.
“Kerjabakti ini diselenggarakan di seluruh kabupaten dan kota se kaltim. Oleh kader-kader pemuda pancasila,” ujar Sahabudin.
Sejak pukul 8.00 pagi, seluruh anggota PP sudah berkumpul pada 14 titik yang telah disepakati. Mereka juga menyiapkan peralatan untuk kebersihan, termasuk armada mobil truk untuk mengangkut kotoran parit dan selokan yang dibersihkan.
Kekompakkan ditunjukkan anggota PP. Kalangan perempuan dari Srikandi Pemuda Pancasila tak kalah serunya membantu mengangkat karung-karung berisi sampah untuk dibawa ke mobil truk yang telah disiapkan. Begitu juga badan lainnya seperti Badan Pengusaha Pemuda Pancasila yang mengambil lokasi kerjabakti di Jalan Anang Hasyim sekitar taman ekologi Samarinda.
Massa terbesar terlihat dari Lembaga KOTI Mahatidana Kota Samarinda yang dikomandani Danri Dauri. Terlihat juga kader-kader muda pelajar yang tanpa sungkan dan tidak takut kotor, turun ke parit mengangkat sampah yang penghambat kelancaran saluran.
HUT ke-63 Pemuda Pancasila jatuh pada 28 Oktober, bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sesuai dengan tradisi organisasi itu setiap tahun, seluruh level organisasi mulai dari tingkat pusat, provinsi -kabupaten dan kota, termasuk anak cabang dan ranting, merayakan dengan hal-hal bermanfaat di lingkungan masyarakat sekitar mereka.
Di Kutai Kartanegara ada pertandingan sepakbola dan event motor trail ‘Jelajah Alam Batuah” bekerjasama dengan Kepala Desa Batuah. Di Kabupaten Paser ada bagi-bagi nasi kotak dan Jalan Sehat. Kemudian di Balikpapan dan Kutai Timur ada aksi bersih-bersih kota dan bagi-bagi Sembako.
Di Samarinda sendiri, selain kerja bakti massal melibatkan ribuan anggota PP, ada Khitanan Massal di Pondok Pesantren Nabil Husein. DPW Srikandi Kaltim juga membuat acara syukuran Ultah sekaligus peresmian Majelis Ta’lim Firjani Pemuda Pancasila.
Selain menggelar berbagai aksi sosial, momentum HUT ke-63 dimanfaatkan dengan mengadakan rapat kerja wilayah yang berlangsung dua hari, 22 hingga 23 Oktober di Hotel Mesra Internasional. Setidaknya ada 3 rekomendasi penting dimunculkan, yaitu pertama; membumikan Pancasila di seluruh pelosok Kaltim dengan mendirikan “Warung Pancasila”. Kedua: transformasi menuju organisasi modern berbasis teknologi digital dan ketiga menyiapkan kader berperan pada pembangunan serta mengisi Ibu Kota Nusantara.
Dari Kota Samarinda, Hardi, BKTV melaporkan. #
Comments are closed.