BERITAKALTIM.CO- Provinsi Kalimantan Timur merayakan hari ulang tahun ke-66 pada tanggal 9 Januari 2023. Sejumlah acara telah disiapkan, yang rangkaiannya dimulai dengan Sidang Paripurna di gedung DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar, karang Paci, Samarinda, Kamis (5/1/2023).
Hadir dalam Sidang Paripurna ke-2 itu Gubernur Kaltim bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sedangkan anggota yang hadir ada 34 anggota dari 55 orang wakil rakyat keseluruhan. Sidang dipimpin ketua DPRD Hasanuddin Mas’ud dengan formasi pimpinan lengkap, yakni wakil ketua Samsun, Seno Aji dan Sigit Wibowo.
Pada kesempatan itu Gubernur Kaltim Isran Noor menyinggung soal pertumbuhan ekonomi Kaltim yang bertahan pada angka 3,11 persen. Walaupun masih berada di bawah angka pertumbuhan ekonomi nasional, tapi sudah bagus. Apalagi dengan situasi pandemi covid-19 yang berlangsung sejak tahun 2020 lalu.
Gubernur juga mengungkap adanya kenaikan APBD Kaltim tahun 2023 yang telah disahkan sebesar Rp17,2 Triliun. Menurutnya, angka APBD Kaltim tertinggi sepanjang sejarah anggaran pemerintah provinsi ini.
Dalam hal ekspor dan impor, Isran mengatakan belum terdokumentasikan dengan baik berapa jumlah ekspor dan berapa jumlah impor. Padahal, praktik perdagangan itu pundi-pundi devisa yang dihasilkan provinsi Kalimantan Timur.
“Tapi itu tidak pernah tertulis atau terdokumentasi dalam laporan-laporan pemerintah. Jadi, nilai ekspor dengan dikurangi nilai impor. Ini yang tidak pernah dijelaskan secara betul-betul dihitung,” ujar Isran.
Sementara Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud yang akrab dengan sebutan Hamas mengungkapkan, bertambahnya usia provinsi seharusnya memicu peningkatan. Sejumlah prestasi sudah berhasil diperoleh juga harus dijadikan motivasi supaya kedepannya terus berupaya untuk berbuat lebih.
“Seperti yang kita ketahui pada 2023 ini kita juga memiliki anggaran terbesar dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) terbesar yaitu Rp 17,2 triliun, kemudian kita juga berhasil di posisi dua tertinggi di Indonesia dalam ekspor,” ucap Hamas.
Dalam momen bahagia itu, Hamas berharap DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim makin meningkat kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga mampu mewujudkan Kaltim Berdaulat.
Kendati demikian Hamas tak luput menyampaikan beberapa catatan yang diharapkan menjadi perhatian Pemprov Kaltim dalam beberapa hal seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Terkhusus pada sektor infrastruktur yang lebih disoroti mengenai jalan yang masih memerlukan perhatian khususnya pada ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.
“Yang kita ketahui pada 2022 kita belum maksimal realisasi peningkatan jalan, pada tahun ini harus semakin dimaksimalkan,” tandasnya. #
Wartawan: Charle