BERITAKALTIM.CO – Peringatan HUT Kota Balikpapan dimeriahkan tabligh akbar yang menghadirkan ulama berambut gondrong, KH Ahmad Muwafiq atau yang biasa disapa Gus Muwafiq.
Acara tabligh akbar Gus Muwafiq berlangsung pada Sabtu (11/2/2023) sekitar pukul 16:00 Wita di Masjid Madinatul Iman Islamic Center Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Meski bukan kali pertama Gus Muwafiq berdakwah di Balikpapan. Antusias warga kota Balikpapan luar biasa untuk mendengarkan penceramah KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang begitu besar sehingga dapat hadir bersama-sama mengikuti Tabligh Akbar tersebut.
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan beliau (Gus Muwafiq) ini bekal kita di dunia maupun akhirat dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.
Tentunya, kata dia, pada HUT ini menjadi momentum Kota Balikpapan sebagai kota yang sangat luar biasa.
Di tengah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, kata dia, posisi Balikpapan begitu strategis dan mendapatkan manfaat yang begitu banyak.
“Saya berharap kepada jamaah semua dan warga Balikpapan untuk memiliki peranan menyukseskan pembangunan IKN Nusantara di tanah kita cintai ini,” harapannya.
“Selain itu, mari kita memakmurkan masjid ini sebagai ikon Kota Balikpapan yang nyaman dihuni, maju modern, dan sejahtera, dalam bingkai Madinatul Iman,” tambahnya.
Plt Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Idham mengaku acara tersebut merupakan rangkaian HUT kota.
Artinya bukan hanya konser musik dan lain sebagainya tapi juga bersifat religius. “Sekalian ini untuk menyambut Isra Miraj dan Bulan Ramadhan nanti,” kata Idham yang juga panitia.
Antusias warga, diakuinya sangat ramai walaupun tidak penuh. Meski, di hari libur begini namun masih dipadati juga.
“Beliau ‘kan Gus Muwafiq cukup terkenal dan menjadi salah satu tokoh ulama nasional. Saya pikir untuk konteks keberagaman dan heterogen, beliau selalu mengajarkan tentang empat pilar konsensus, yaitu Pancasila, UUD 19945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Itu cukup mengena di Kota Balikpapan,” ucapnya. #
Reporter: Thina | Editor: wong