BERITAKALTIM.CO – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) M. Udin, menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Kampung Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, pada Sabtu (24/2/2024).
Dalam sosialisasi ini, Udin mengajak masyarakat Kampung Sendawar untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar negara dan bangsa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosialisasi wawasan kebangsaan oleh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kaltim ke-2 tahun 2024.
“Kita harus bersyukur bahwa kita hidup di negara yang besar dan kaya, yang memiliki berbagai macam suku, agama, budaya, dan wilayah. Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga dan lestarikan. Kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa,” ujar M. Udin.
Udin juga mengapresiasi partisipasi dan antusiasme masyarakat Kampung Sendawar dalam mengikuti sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan bagi masyarakat, serta meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keragaman suku, agama, budaya, dan wilayah.
“Terima kasih kepada masyarakat Kampung Sendawar yang telah hadir dan mendengarkan materi sosialisasi ini. Saya berharap kita semua dapat menjadi warga negara yang baik, yang taat hukum, berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan nasional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab antara narasumber, moderator, dan peserta. Kegiatan tersebut dimoderatori oleh M. Yusuf sebagai pemandu.
Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Herman dan Emi Yunus. Keduanya menyampaikan materi tentang sejarah, konsep, dan implementasi wawasan kebangsaan di Indonesia.
“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sendawar,” pungkasnya. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong