BeritaKaltim.Co

DP3AKB Buka Layanan Trauma Healing Kepada Ibu Dan Anak Korban Kebakaran Klandasan Ulu

BERITAKALTIM.CO- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bersama Quadra Sinergi Consulting melaksanakan kegiatan Dukungan Psikologis Awal (DPA) dan trauma healing kepada ibu dan anak-anak yang terdampak musibah kebakaran di RT 9 Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Sabtu (23/3/2024).

Dukungan Psikologis Awal ini merupakan bantuan tahap awal yang bersifat praktis, suportif, dan humanis kepada seseorang yang baru saja mengalami tekanan atau dalam situasi krisis termasuk situasi bencana. Pemberian dukungan psikologis pasca bencana bertujuan agar korban merasa nyaman, rileks, dan terbantu.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan Umar Adi menyampaikan, kegiatan ini melibatkan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) dan Quadra Sinergi Consulting yang menyasar ibu dan anak yang menjadi korban kebakaran di RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota.

Dengan melibatkan 6 psikolog dari Universitas Mulawarman yang terdiri dari 4 untuk menangani dewasa dan 2 untuk anak-anak.

“Dukungan Psikologis Awal bagi anak-anak yang berada di posko pengungsian korban bencana kebakaran merupakan salah satu upaya meminimalisir dampak secara psikologis pada anak-anak, dikarenakan anak-anak memiliki kerentanan secara psikologis pasca bencana, dimana pada usia anak kemampuan berpikir dan pengelolaan emosi masih belum matang,” ucapnya.

Umar menjelaskan, dalam melakukan konseling ini, pihaknya mendatangi tenda ke tenda, dan jika ada yang mau konseling lebih intens bisa datang ke kantor Kecamatan kota. Tapi kalau waktunya tidak mencukupi mereka bisa menghubungi Puspaga.

“Pelayanan konseling ini dilaksanakan tanpa biaya sepeserpun atau gratis, baik pada kegiatan hari ini maupun di kegiatan lain-lainnya, ataupun secara pribadi diberikan secara gratis, ” jelasnya.

Umar mengatakan, dari informasi yang didapat, posko pengungsian akan dilakukan pembongkaran dan hanya posko penerima bantuan yang dibuka, maka ini adalah hari terakhir untuk memberikan mereka dukungan kepada mereka.

“Jadi hari ini adalah waktu kami yang terakhir, sekaligus memberikan informasi kalau mereka butuh konseling bisa datang ke kantor kami di DP3AKB,” ucapnya. #

Reporter: Thina | Editor: Wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.