BeritaKaltim.Co

KPU Kota Samarinda “Ngobrol Pilkada” Dengan Insan Pers

BERITAKALTIM.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menggelar acara diskusi bersama insan pers dalam acara bertajuk “Ngobrol Pilkada (Ngopi)” di “Setiap Hari” Coffee, Jalan Ir Juanda, Samarinda, Selasa (23/7/2024).

Acara ini bertujuan mempererat hubungan antara KPU dan media serta menjadi wadah penyampaian aspirasi menjelang Pilkada 2024.

Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat, menyampaikan pentingnya peran media dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kami berharap dengan adanya sinergi bersama media, informasi terkait Pilkada bisa lebih tersebar luas dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Diskusi ini dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Samarinda, yaitu Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Akbar Ciptanto, Divisi Hukum dan Pengawasan Nina Mawaddah, Divisi Teknis Penyelenggaraan Arif Rakhman, dan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) Yustiani.

Firman Hidayat menekankan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi pemilih Pilkada dibandingkan dengan pemilu nasional.

“Partisipasi Pilkada memang cenderung lebih rendah karena cakupannya terbatas pada warga lokal. Pada pemilu nasional, surat suara yang tidak digunakan bisa dialihkan ke pemilih lain di luar daerah, namun untuk Pilkada, hanya warga setempat yang berhak memilih,” jelasnya.

Firman juga menyoroti masalah administrasi kependudukan yang berdampak pada partisipasi pemilih. Seperti Perpindahan KTP dan dinamika warga yang keluar masuk wilayah menjadi tantangan tersendiri.

“Contohnya, pada tahun 2020 lalu di Kelurahan Pelabuhan, banyak warga yang KTP-nya tercatat namun fisiknya tidak berada di lokasi, Yang terdata sekitar 7 ribu orang, tetapi realnya hanya 5 ribu orang dan dipastikan 2 ribu orang tidak akan memilih, sehingga angka partisipasi menjadi rendah,” tambahnya.

Namun demikian, Firman optimis Pilkada 2024 dapat mencapai tingkat partisipasi yang tinggi dengan tidak adanya pandemi covid 19 serta keadaan normal.

“Dengan kondisi yang sudah normal pasca pandemi, kami harap partisipasi bisa mencapai setidaknya 70%. Kami juga mengandalkan peran partai politik, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan media untuk menggerakkan massa ke TPS,” ujar Firman.

Firman mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk berperan aktif dalam menyukseskan Pilkada.

“Peran media sangat strategis dalam memberikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Mari kita bersama-sama memastikan Pilkada berjalan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Acara Ngopi ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kerjasama antara KPU dan media, serta mempersiapkan Pilkada 2024 yang lebih partisipatif dan demokratis. #

Reporter: Yani | Editor: Wong

Comments are closed.