BERITAKALTIM.CO – Sheila On 7, band ternama asal Yogyakarta yang terkenal dengan lagu legendaris ‘DAN’ dari album debut mereka yang dirilis pada tahun 1999, akan menggelar konser di Stadion Palaran, Samarinda, besok.
Lagu tersebut, bersama dengan hit lainnya seperti “Kita”, “J.A.P”, dan “Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki”, telah membawa Sheila On 7 ke puncak tangga lagu dan hati penggemar musik di Indonesia.
Konser ini telah lama dinantikan oleh para penggemar Sheila On 7 di Benua Etam. Kegembiraan dan antusiasme terlihat dari banyaknya penggemar yang berbondong-bondong berburu tiket untuk menyaksikan penampilan band kesayangan mereka. Ribuan orang berhasil mendapatkan tiket, namun tidak sedikit yang harus menelan kekecewaan karena tertipu oleh oknum yang menjual tiket palsu.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol. Ary Fadli, mengungkapkan kepada awak media bahwa seorang pria yang diduga melakukan penipuan pembelian tiket konser Sheila On 7 telah diamankan oleh polisi.
Informasi tentang pelaku penipuan ini pertama kali tersebar di media sosial pada dini hari tadi, dan pria tersebut ditangkap subuh tadi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Pelaku penipuan tersebut bekerja sendiri dan tidak ada kaitannya dengan panitia pelaksana atau promotor konser Sheila On 7. Pelaku adalah warga Samarinda dan diamankan setelah diantar oleh para korban ke Polresta Samarinda tadi malam,” jelas Ary Fadli saat di temui awak media di Mapolresta Samarinda. Jumat, (26/7/2024).
Kerugian yang dialami korban masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian. Kapolresta Samarinda menghimbau para korban yang merasa dirugikan untuk segera melapor ke Polresta Samarinda agar jumlah kerugian dapat diketahui secara utuh.
Diketahui, tiket konser Sheila On 7 tidak dijual secara offline. Pelaku menggunakan email khusus untuk menjual tiket dan membuat penawaran yang terlihat meyakinkan bagi calon korban. Ia mengaku sebagai Event Organizer (EO) dan menjual tiketnya secara online melalui media sosial, namun setelah ditelusuri, pelaku bukan bagian dari panitia konser.
“Kami juga telah menelusuri bahwa pelaku bukan bagian dari panitia konser. Jadi, kami menghimbau warga Kota Samarinda dan sekitarnya untuk berhati-hati dalam membeli tiket secara online,” tambahnya.
Pihak kepolisian mengingatkan agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam membeli tiket konser secara online, terutama dari sumber yang tidak resmi, untuk menghindari kejadian penipuan serupa di masa mendatang.
“Ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam membeli tiket konser secara online, Harus benar-benar memperhatikan bahwa penjual tiket konser adalah penyelenggaranya.” pungkasnya. #
Reporter: Yani | Editor: Wong
Comments are closed.