BERITAKALTIM.CO-Bank Indonesia (BI) meluncurkan laporan perekonomian Indonesia 2024 bertajuk “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Tanformasi Ekonomi Nasional ” yang disiarkan langsung melalui Kanal Youtube, Rabu (22/1/2025).
Penerbitan laporan perekonomian ini adalah wujud transparansi publik Bank Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pasal 58 Undang-Undang Bank Indonesia yang beberapa kali diubah.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan positif. Meski begitu, Perry menyebut pemerintah mesti tetap waspada di tengah gejolak global.
“Kami optimis Indonesia bersatu, bersinergi, tidak hanya stabil, tapi juga tumbuh lebih tinggi di tengah gejolak global, geopolitik yang terus berlanjut,” terang Perry Warjiyo.
Perry menjelaskan, ada 3 hal penting terkait perekonomian Indonesia pada 2025. Perry optimistis, tahun ini Indonesia akan mencapai kinerja yang lebih baik dari tahun 2024.
BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berkisar antara 4,7 persen sampai 5,5 persen pada 2025 dan akan naik di 2026 depan antara 4,8 persen sampai 5,6 persen.
Selain itu, Perry juga optimistis bahwa inflasi akan terkendali, nilai tukar rupiah akan stabil, serta pertumbuhan kredit akan meningkat di kisaran 11 persen hingga 13 persen.
Menurut Perry pertumbuhan akan naik dalam dua tahun ini, dan terus akan naik ke lebih tinggi ke tahun-tahun depan.
“Kita tetap waspada terhadap berbagai gejolak global, tapi kita harus membangun optimisme untuk bersama kita maju ke depan,” tambah Perry..
Arah kebijakan Bank Indonesia akan terus difokuskan untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan moneter akan tetap diarahkan pada menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. #
Editor: Hoesin KH
Comments are closed.