BeritaKaltim.Co

Begini Edukasi Pola Makan Sehat untuk Penderita GERD dan Asam Urat dari Nutrisionis RSUD Taman Husada Bontang

BERITAKALTIM.CO – Nutrisionis RSUD Taman Husada Bontang Any Budiani, S.Gz, memberikan edukasi mengenai pola makan sehat untuk penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan asam urat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai pengelolaan pola makan yang tepat agar pasien dapat mengurangi gejala penyakit yang mereka derita.

Menurut Any Budiani, GERD adalah kondisi yang sangat dipengaruhi oleh pola makan yang salah. “Penderita GERD disarankan untuk makan dalam porsi kecil dan tidak terburu-buru. Makan terburu-buru bisa menyebabkan penaikan asam lambung, yang dapat memperburuk gejala,” ujarnya. Kamis, (6/3/2025).

Selain itu, dia juga tetekankan kepada penderita GERD untuk menghindari makanan pedas, asam, dan yang mengandung gas, serta Buah-buahan yang mengandung asam, seperti jeruk sunkist, durian, sirsak, dan mangga muda, sebaiknya dihindari oleh penderita GERD.

“Buah-buahan tersebut mengandung asam yang dapat meningkatkan produksi asam lambung,” jelasnya.

Any juga menyarankan kepada penderita GERD untuk mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik alami, seperti yogurt dan tempe, yang dapat membantu mengurangi peradangan di dalam lambung. Selain itu, vitamin D dan kalsium juga penting karena dapat mengurangi inflamasi atau luka di dalam lambung.

Sementara, untuk penderita asam urat, Any mengingatkan agar memperhatikan jenis protein yang dikonsumsi. “Penderita asam urat sebaiknya menghindari protein yang digoreng, seperti tempe goreng, karena dapat memperburuk kondisi mereka,” ungkapnya.

Sumber protein yang lebih baik adalah tahu, tempe, dan daging ayam tanpa kulit seperti bagian dada. Selain itu, Any juga menyarankan agar penderita asam urat menghindari jeroan sapi, seperti usus, babat, otak, hati, dan kaldu sapi, yang mengandung kadar asam urat yang tinggi.

Penting untuk di catat bahwa bebek dan ikan sarden juga harus dihindari oleh penderita asam urat, karena dapat memperburuk kondisi mereka. “Kandungan purin dalam makanan-makanan ini bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh,” tegasnya.

Dengan ada nya edukasi ini, penderita dapat lebih memahami pentingnya pola makan yang sehat dan sesuai dengan kondisi medis mereka, guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

“Penderita GERD dan asam urat juga harus selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai pola makan yang sesuai dengan kondisi mereka,” tutupnya.

Wartawan : San | Penyunting : Wong | ADV

Comments are closed.