BERITAKALTIM.CO – Ketua KOTI (Komando Inti) Pemuda Pancasila Kalimantan Timur, H. Sahabudin, atau dikenal dengan panggilan Budi KOTI, menegaskan pentingnya mempererat silaturahmi dan meningkatkan kontribusi sosial selama bulan suci Ramadan.
Pernyataan ini disampaikannya di kediamannya di Jalan Ir. H. Juanda, Perumahan Tridaya/Lapangan Bola Tridaya (Langgar Baburahmah), Minggu (23/3/2025), usai menggelar buka puasa bersama dan memberikan santunan berupa paket sembako. Bantuan ini diberikan tidak hanya kepada anggota KOTI, tetapi juga kepada anggota binaannya dari berbagai organisasi lain yang diikutinya, serta warga sekitar.
500 Paket Sembako Dibagikan kepada Berbagai Kelompok Penerima
Sebagai bagian dari kepedulian sosial, KOTI Pemuda Pancasila Kaltim membagikan 500 paket sembako kepada beberapa kelompok penerima manfaat, yaitu: masyarakat di lingkungan Perumahan Tridaya dan Langgar Baburahmah, anggota Damkar atau Pemadam Kebakaran KOTI Pemuda Pancasila Kaltim, anggota Pokdar Kamtibmas Samarinda .
Kemudian santunan kepada santri dan tenaga pengajar, terdiri dari 85 santri dan 40 ustaz serta ustazah dan juga anggota KOTI Pemuda Pancasila Kalimantan Timur.
Ketua KOTI Pemuda Pancasila Kalimantan Timur, Budi KOTI, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemuda Pancasila dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan anggotanya.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan Ramadan dengan mereka yang membutuhkan, baik itu warga sekitar, anggota Pemuda Pancasila, maupun para santri dan tenaga pengajar yang berperan penting dalam pendidikan agama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk anggota Pemuda Pancasila, tetapi juga untuk komunitas lain yang menjadi binaan organisasi, termasuk masyarakat sekitar.
Pemuda Pancasila Harus Berkarya, Bukan Hanya Bergantung pada Bantuan
Dalam kesempatan yang sama, Budi KOTI juga menekankan bahwa setiap anggota harus memiliki keterampilan dan pekerjaan agar bisa mandiri.
“Saya tekankan bahwa semua anggota harus punya kegiatan yang bermanfaat. Kami telah mengadakan berbagai pelatihan, seperti pelatihan satpam dan cleaning service, agar anggota memiliki keterampilan yang bisa mereka manfaatkan untuk bekerja. Hampir semua anggota Pemuda Pancasila di Kalimantan Timur kini memiliki pekerjaan, dan kami tidak ingin ada yang hanya meminta-minta bantuan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Pancasila tidak meminta sumbangan untuk kepentingan internal organisasi.
“Tidak ada anggota kami yang meminta-minta sumbangan. Kami berdiri di atas kaki sendiri dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat. Setiap anggota Pemuda Pancasila harus bekerja dan berkarya, bukan hanya bergantung pada orang lain,” tegasnya.
Melalui berbagai kegiatan ini, Pemuda Pancasila Kalimantan Timur berharap dapat terus menjadi organisasi yang solid, mandiri, dan bermanfaat bagi anggotanya serta masyarakat luas.
Acara berlangsung dengan penuh kebersamaan dan ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas kesempatan untuk berbagi di bulan penuh berkah ini. #
Reporter: Fathur | Editor: Wong
Comments are closed.