BERITAKALTIM.CO – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengungkapkan bahwa setelah Lebaran, pihaknya akan fokus mencari investor untuk mengembangkan potensi lokal, khususnya terkait bahan baku ikan bawis kaleng dan pengolahan rumput laut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi daerah dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Menurut Muhammad Aspiannur, produk lokal seperti ikan bawis kaleng dan rumput laut merupakan ciri khas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Ciri khas kita ikan bawis dan rumput laut. Saya sudah konfirmasi dengan Dinas Perikanan, setelah Lebaran, kami akan upayakan mencari investor untuk mengelola potensi lokal ini,” ungkap Aspiannur, Selasa (25/03/2025).
Sumber daya alam, khususnya rumput laut, dinilai sangat melimpah di daerah tersebut. Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan investor yang siap berinvestasi dalam pembangunan fasilitas pengolahan.
Aspiannur menyebutkan bahwa pabrik pengolahan rumput laut sangat dibutuhkan untuk mengolahnya menjadi produk yang dapat diekspor ke luar negeri.
“Rumput laut kita banyak, namun kita perlu investor untuk membangun pabrik yang bisa mengolah rumput laut menjadi produk yang dapat dipasarkan secara internasional. Dengan adanya pabrik pengolahan, produk lokal akan lebih bernilai dan dapat meningkatkan daya saing di pasar global,” jelasnya.
Melalui pencarian investor ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk lokal, memperluas pasar ekspor, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di kota Bontang. #
Wartawan : San | Penyunting : Wong | ADV
Comments are closed.