BERITAKALTIM.CO- Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, permintaan terhadap hewan kurban di Kota Balikpapan diperkirakan mengalami peningkatan signifikan. Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) setempat memproyeksikan kebutuhan lebih dari 3.000 ekor sapi dan 1.000 ekor kambing untuk tahun ini.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DP3 Kota Balikpapan, drh. Mohamad Bisri, menyebutkan bahwa kapasitas peternak lokal hanya mampu memenuhi sebagian dari kebutuhan tersebut.
“Untuk sapi lokal sekitar 1.600 ekor. Sisanya akan dipasok dari luar daerah, seperti biasanya menjelang Idul Adha,” ungkapnya, Senin (5/5/2025).
Kondisi serupa juga terjadi pada ketersediaan kambing. Dari perkiraan kebutuhan lebih dari seribu ekor, hanya sekitar setengahnya yang dapat disediakan oleh peternak lokal.
“Kambing pun begitu, kita andalkan pasokan dari luar Balikpapan untuk mencukupi,” lanjut Bisri.
Sebagai langkah antisipasi, DP3 mewajibkan seluruh penjual hewan kurban untuk terlebih dahulu mengurus izin di tingkat kelurahan. Setelah izin terbit, tim dari DP3 akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh.
“Hewan yang lolos pemeriksaan akan diberi stiker sebagai tanda layak kurban. Proses ini penting untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan,” tegas Bisri.
Meski saat ini aktivitas jual beli hewan kurban masih belum terlihat signifikan, DP3 tetap melakukan pemantauan serta mengimbau penjual agar segera mengurus perizinan agar tidak terjadi penumpukan di hari-hari terakhir jelang lebaran.
“Kami mengingatkan penjual musiman untuk segera mengurus perizinan. Biasanya memang baru ramai seminggu menjelang Idul Adha, tapi kami ingin semuanya berjalan tertib,” katanya.
Langkah pengawasan ini juga bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. #
Reporter: Niken | Editor: Wong
Comments are closed.