BeritaKaltim.Co

Anggota DPRD Kukar Dorong Optimalisasi Potensi Pesisir untuk Tingkatkan PAD

BERITAKALTIM.CO — Anggota DPRD Kutai Kartanegara, Sabir, menyoroti potensi besar yang dimiliki wilayah pesisir Kukar, khususnya di sektor perikanan dan pertanian, yang dinilainya belum dikelola secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten. Hal ini disampaikannya dalam rangka pembahasan rancangan awal RPJMD 2025–2029.

Sabir yang berasal dari Partai NasDem itu menyatakan bahwa pengelolaan yang serius terhadap sektor produktif seperti perikanan dan pertanian dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. Salah satu potensi yang disorot adalah pengolahan hasil laut, terutama limbah kepala udang yang saat ini terbuang sia-sia hingga ratusan ton per bulan.

“Bayangkan, kepala udang terbuang ratusan ton per bulan. Itu bisa jadi bahan utama pakan ikan. Kalau ini dikembangkan, tentu akan mendorong pula sektor pertanian seperti jagung dan singkong sebagai bahan campuran pakan,” ujar Sabir.

Ia meyakini bahwa jika pemerintah serius mengembangkan industri pakan berbasis hasil laut lokal, maka Kutai Kartanegara bisa menjadi salah satu produsen pakan ikan terbesar di Kalimantan Timur, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Pulau Jawa atau Sumatera.

Libatkan Perusahaan, Kurangi Ketergantungan pada Sektor Tambang

Sabir juga mengajak pemerintah untuk melibatkan sektor swasta, khususnya perusahaan-perusahaan yang selama ini hanya berfokus pada tambang dan migas, agar mulai memberikan kontribusi nyata pada pengembangan sektor perikanan dan pertanian.

“Kami berharap ini masuk dalam perencanaan pemerintah, dirancang secara serius. Libatkan perusahaan, ajak mereka melirik potensi pertanian dan perikanan. Jangan hanya tambang terus yang dilirik,” tegasnya.

Menurut Sabir, pengembangan sektor-sektor produktif yang berbasis sumber daya lokal akan berdampak langsung pada kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, membuka lapangan kerja, dan mendukung pembangunan berkelanjutan. #

Reporter: hardin | Editor: Wong

Comments are closed.