BERITAKALTIM.CO — Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Johansyah, SE., M.Si., melaksanakan Reses Tahap II Masa Sidang III Tahun 2025 di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja Barat. Kegiatan ini dihadiri ratusan warga yang antusias menyampaikan aspirasi, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sarana pertanian.
Kepala Desa Tani Bhakti, Masidi Abdul Rasyied, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Johansyah. “Kehadiran beliau menunjukkan bahwa aspirasi warga kami didengar. Mengingat wilayah kami baru saja menjadi ibu kota Kecamatan Samboja Barat, tentu dibutuhkan percepatan pembangunan,” ujarnya.
Desa Tani Bhakti memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang besar, khususnya pada komoditas kelapa sawit, karet, dan tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Sebagian besar penduduk menggantungkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, serta peternakan skala kecil.
Selain itu, sebagian warga juga terlibat dalam kegiatan perdagangan hasil bumi dan usaha jasa pendukung sektor pertanian. Potensi ini menjadikan desa sebagai salah satu lumbung pangan dan penghasil komoditas perkebunan di Kecamatan Samboja Barat.
Warga, melalui Ketua RT 06 Ahmad Nur, menekankan kebutuhan alat pertanian dan peralatan penunjang perkebunan sebagai sektor penghidupan utama masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Johansyah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan.
“Desa Tani Bhakti adalah wilayah dengan potensi besar. Saya siap mengawal aspirasi warga hingga terealisasi,” tegas politisi dari Partai Golkar ini.
Reses ditutup dengan dialog interaktif, menegaskan pentingnya komunikasi aktif antara masyarakat dan wakil rakyat demi percepatan pembangunan di Desa Tani Bhakti dan Kecamatan Samboja Barat. #
Reporter: hardin | Editor: Wong |Adv
Comments are closed.