BeritaKaltim.Co

Desa Tani Harapan Rayakan HUT ke-21 dengan Semangat Kebersamaan

BERITAKALTIM.CO– Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, merayakan Hari Jadi ke-21 dengan penuh kebersamaan pada Sabtu (23/8/2025). Acara dipusatkan di halaman SMPN 6 Loa Janan dan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan, mulai dari penyajian nasi tumpeng hingga penampilan kesenian daerah Bugis oleh Grup Kasidah Gabus Al-Jariyah.

Mengusung tema “Tudang Sipulung” yang berarti duduk bersama dalam kebersamaan, perayaan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kutai Kartanegara, Johansyah, SE, M.Si, jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh ketua RT, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Kehadiran Johansyah disambut hangat warga, dan ia menyampaikan harapan agar Desa Tani Harapan semakin maju serta sejahtera di usia ke-21 tahun.

Johansyah juga menyoroti posisi strategis Desa Tani Harapan sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Ia menekankan perlunya perhatian terkait dana bagi hasil yang selama ini masih rendah, sekitar Rp75 juta per tahun.

“Selama ini Desa Tani Harapan hanya menerima dana bagi hasil sekitar Rp75 juta per tahun, sementara desa lain bisa mendapat lebih banyak. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena kebutuhan warga tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tani Harapan, Ismail, SH, menyampaikan rasa syukur dan optimisme di usia ke-21 tahun desa yang relatif muda.

“Tema Tudang Sipulung mencerminkan semangat kebersamaan tanpa membeda-bedakan suku, agama, tua maupun muda. Semua adalah satu, menjaga dan merawat kebhinekaan,” kata Ismail.

Ismail juga memaparkan capaian pembangunan desa. Pada tahun 2024, Indeks Membangun Desa (IMD) Tani Harapan mencapai 80 persen dengan status desa mandiri, meningkat menjadi 83 persen pada 2025. Dari sisi indeks kemanusiaan, desa ini berada di posisi ke-4 dari 8 desa di Kecamatan Loa Janan. Meski demikian, ia menyoroti kendala infrastruktur dasar, terutama ketersediaan air bersih, serta rendahnya penerimaan dana bagi hasil akibat minimnya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih taat membayar pajak. Semakin tinggi partisipasi, semakin besar pula dana pembangunan yang kita terima,” tegas Ismail.

Perayaan HUT ke-21 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, tetapi juga refleksi bersama agar Desa Tani Harapan terus tumbuh, maju, dan sejahtera di masa depan. #

Rep0rter: Hardin | Editor: Wong | Adv

Comments are closed.