BERITAKALTIM.CO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar kegiatan Bazar dan Pasar Murah yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 28 hingga 29 Agustus 2025, di halaman parkir Kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmad No. 2.
Kegiatan ini digelar atas kolaborasi antara DPRD bersama Sekretariat DPRD, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Samarinda, serta melibatkan pengusaha dan pelaku UMKM lokal.
Sekretaris DPRD Kota Samarinda, Ir. Agus Tri Sutanto, MT, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian lembaga legislatif dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Momentum HUT RI bukan hanya sekadar seremoni. Melalui bazar dan pasar murah ini, kami ingin menghadirkan manfaat konkret bagi warga, baik dalam bentuk kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, maupun ruang promosi bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan dikenal lebih luas,” kata Agus melalui pesan singkat kepada media, Rabu malam (27/8/2025).
Bazar dan pasar murah ini menghadirkan berbagai produk seperti beras, gula, minyak goreng, telur, sayur mayur, serta produk olahan lokal yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Sejumlah UMKM unggulan Samarinda juga membuka stan yang menampilkan produk makanan, kerajinan tangan, dan hasil olahan kreatif lainnya.
“Kegiatan ini adalah wujud sinergi antara legislatif, eksekutif, dan pelaku usaha lokal. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih hemat, kami juga ingin memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” tambah Agus.
Tak hanya berfokus pada transaksi ekonomi, bazar ini juga dikemas dalam suasana yang meriah.
Panitia menghadirkan dekorasi merah putih, panggung hiburan rakyat, dan lomba-lomba khas peringatan kemerdekaan, yang menambah semangat kebersamaan dan nasionalisme warga.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang untuk belanja hemat, tapi juga merasakan suasana kemerdekaan yang penuh semangat, gotong royong, dan kebersamaan,” ujar Agus.
Kegiatan ini juga terbuka untuk umum, tanpa pungutan biaya masuk, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas yang disediakan.
Agus berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin DPRD Samarinda ke depan, terutama dalam konteks pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Mari kita rayakan kemerdekaan dengan cara yang bermanfaat. Belanja di pasar murah bukan hanya meringankan beban rumah tangga, tapi juga bentuk nyata dukungan kita terhadap produk lokal. Kalau UMKM kita kuat, ekonomi daerah juga akan kokoh,” pungkasnya.
Reporter : Yani | Editor : Wong
Comments are closed.