BeritaKaltim.Co

Deltras FC raih lisensi AFC tiga kali berturut-turut

BERITAKALTIM.CO – Deltras FC kembali meraih lisensi dari Asian Football Confederation (AFC) untuk musim 2025/2026 sekaligus mencatatkan keberhasilan tiga kali berturut-turut memperoleh status klub berlisensi AFC.

Chief Executive Officer (CEO) Deltras FC Amir Burhanuddin mengatakan capaian itu menjadi bukti konsistensi manajemen klub dalam melakukan pembenahan di berbagai sektor guna memenuhi standar pengelolaan sepak bola profesional.

“Ya lisensi ini tidak lepas dari pembenahan dan kerja tim yang ada dari semua lini. Mulai dari akademi, kualitas infrastruktur, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia yang berkompeten,” kata Amir di Sidoarjo, Kamis.

Menurutnya, lisensi AFC yang kembali diraih Deltras FC tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh elemen klub mulai dari pengembangan akademi, peningkatan kualitas infrastruktur, pengelolaan keuangan, hingga penyiapan sumber daya manusia yang kompeten.

Dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026 tersebut, Amir menjelaskan seluruh klub peserta menjalani evaluasi terhadap lima aspek utama meliputi manajemen olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legal, serta finansial klub sesuai ketentuan AFC dan regulasi nasional.

Keberhasilan itu, lanjutnya, juga mempertegas konsistensi Deltras FC setelah pada pertengahan 2025 menjadi satu-satunya klub Liga 2 Indonesia yang mampu meraih lisensi AFC untuk musim kompetisi 2025/2026.

Pada musim sebelumnya, Amir menyebut hanya empat dari total 26 klub peserta Liga 2 Indonesia 2024/2025 yang dinyatakan lolos lisensi AFC yakni PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, Persijap Jepara, dan Deltras FC Sidoarjo.

Dari data yang dibagikan oleh I.League , sebanyak 25 klub memperoleh status diberikan atau granted dalam proses lisensi tersebut yang terdiri atas 16 klub pemegang lisensi AFC Champions League 2 (ACL 2) dan sembilan klub lainnya.

Sembilan klub ini termasuk Deltras FC, Persatuan Sepak Bola Indonesia Mataram (PSIM) Yogyakarta, Persatuan Sepak Bola Sleman (PSS), Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra menyatakan proses club licensing menjadi bagian penting untuk mendorong klub terus meningkatkan standar profesionalisme serta keberlanjutan tata kelola sepak bola nasional.

Selain itu, hal tersebut bukan hanya mengenai pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan, serta kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik.

ANTARA | WONG

Comments are closed.