BeritaKaltim.Co

DPRD Kukar Tinjau Proyek Turap, Jembatan, dan Penataan Teras: Target Rampung Desember 2025

BERITAKALTIM.CO— Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, bersama jajaran pimpinan dewan dan Wakil Ketua DPRD, Abdul Rasid, Junadi, serta Aini Farida, melakukan inspeksi lapangan (sidak) pada proyek pembangunan turap, jembatan, dan penataan teras di pusat kota, Selasa (2/9/2025). Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, beserta instansi teknis terkait.

Dalam kunjungan ini, Ketua DPRD Ahmad Yani menegaskan pentingnya penyelesaian proyek sesuai jadwal dan target yang ditentukan. Berdasarkan laporan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 65 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

“Kami tidak ingin ada proyek strategis di tengah kota yang mangkrak. DPRD bersama pemerintah akan terus melakukan monitoring agar proyek ini rampung sesuai rencana dengan kualitas terbaik,” tegas Ahmad Yani.

Lebih lanjut, Ahmad Yani berharap penataan teras wisata dapat menjadi ikon baru Kutai Kartanegara yang tidak hanya menyaingi, tetapi juga melampaui daya tarik teras Samarinda. Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah akan memperhatikan penataan permukiman bantaran sungai hingga wilayah Mangkuraja melalui skema multiyears.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan pengganti jembatan besi telah mencapai 51 persen, sedangkan turap 62 persen. “Konsep pembangunan ini adalah taman wisata, sehingga progres paket pekerjaan dikoordinasikan oleh bidang terkait. Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi ikon wisata baru Kukar,” jelasnya.

Wiyono menambahkan, dukungan infrastruktur penunjang seperti pelebaran jalan, pembangunan jembatan baru, serta akses pendukung lain akan disiapkan untuk menunjang kenyamanan masyarakat. “Tidak ada lagi penggunaan jembatan besi. Semua diperbarui agar akses wisata lebih mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Proyek turap, jembatan, dan penataan teras ini merupakan program prioritas Kabupaten Kutai Kartanegara yang berfungsi ganda, yakni sebagai pengendali banjir sekaligus destinasi wisata baru. Dengan pengawasan intensif DPRD dan pemerintah daerah, proyek ini diharapkan selesai tepat waktu, berkualitas tinggi, dan menjadi kebanggaan baru masyarakat Kutai Kartanegara. #

Reporter: Hardin | Editor: Wong | Adv

Comments are closed.