BERITAKALTIM.CO-Polda Jawa Barat berhasil mengamankan tersangka dalam kasus pembunuhan Sahroni beserta empat anggota keluarganya yang terjadi di Kabupaten Indramayu.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan informasi rinci mengenai identitas pelaku, serta motif dan modus dari tindakan kriminal tersebut.
“Kami bisa pastikan bahwa pelaku sudah ditangkap. Informasi lengkapnya akan kami sampaikan dalam konferensi pers besok,” ujar Hendra saat memberikan keterangan di Bandung, Senin.
Menurut Hendra, penangkapan dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Indramayu setelah melalui proses penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti-bukti yang cukup. Dalam proses tersebut, tim turut didukung oleh Inafis, Puslabfor Mabes Polri, serta Polda Jabar.
“Kami tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan mengikuti prosedur penyidikan sesuai SOP. Koordinasi lintas tim juga menjadi bagian penting dari penanganan kasus ini,” jelasnya.
Peristiwa penemuan lima jenazah tersebut sempat mengguncang warga sekitar yang menduga bahwa kasus ini merupakan tindak perampokan disertai kekerasan.
Salah seorang warga bernama Ami (35) mengaku terkejut ketika mengetahui tetangganya ditemukan dalam kondisi tewas dan terkubur di area rumahnya.
Ia menceritakan bahwa pada Sabtu (30/8) dini hari, terlihat dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban. Warga pun menduga pembunuhan terjadi beberapa hari sebelum jenazah ditemukan.
“Katanya ini perampokan. Korbannya lima orang: suami istri, ayah mertua, seorang anak, dan bayi berusia delapan bulan. Mereka ditemukan di satu lubang dekat pohon nangka di dalam rumah,” tutur Ami.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.