BeritaKaltim.Co

DPK Kaltim Gelar Rangkaian Kegiatan Literasi dalam Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 2025

BERITAKALTIM.CO — Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan Nasional yang jatuh pada 14 September, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menggelar berbagai kegiatan literasi yang berlangsung mulai Selasa hingga Rabu, 16–17 September 2025 di Gedung DPK Kaltim, Jalan Ir. Juanda, Samarinda.

Karena peringatan jatuh pada hari Minggu, pelaksanaan kegiatan digeser ke awal pekan agar partisipasi masyarakat lebih maksimal. Rangkaian ini menjadi upaya nyata DPK dalam meningkatkan budaya literasi di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda.

Plt. Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, menyampaikan bahwa kegiatan akan dimulai dengan lomba membaca puisi dan sesi bedah buku pada hari pertama.

“Hari Selasa dan Rabu (16–17 September), kami awali dengan lomba membaca puisi. Pesertanya berasal dari kalangan ASN, pegawai Pemprov Kaltim, mahasiswa, dan umum. Dari sekitar 60 peserta, tujuh nominator terbaik akan tampil di final,” ujar Anita saat ditemui di DPK Kaltim, Senin (15/9/2025).

Tak hanya itu, juga digelar sesi bedah buku karya Syafruddin pernyata berjudul “Kisah-Kisah Samarinda Tempo Dulu”, yang akan dibahas dan dibedah oleh Hamdani.

“Buku ini penting, karena mengangkat sejarah lokal yang kerap terlupakan. Kita harap masyarakat bisa lebih mengenal Samarinda dari sisi historis,” ujarnya.

Kegiatan juga diramaikan dengan pameran literasi, yang menampilkan koleksi buku lama dan baru, Linterasi kuno dari kab.paser, kutai barat hingga samarinda, teknologi literasi digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, komunitas baca, dan penerbit nasional seperti Gramedia dan Erlangga.

“Pameran akan berlangsung dua hari, dari pagi hingga sore. Kami libatkan banyak komunitas dan pelajar, termasuk dari SMK dan SMA terdekat seperti SMK Negeri 2, SMK Negeri 10, dan SMK Negeri 17 Samarinda,” tambahnya.

Sebanyak 120 siswa SMK dan lebih dari 200 siswa SD dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan literasi, termasuk sesi mendongeng dan edukasi keuangan yang dibawakan oleh perwakilan Bank Indonesia.

Dalam rangkaian ini, DPK Kaltim juga akan meluncurkan tiga buku karya pemimpin dan tokoh lokal, yang dikembangkan bersama komunitas literasi dan mahasiswa informatika di Samarinda.

“Kami ingin mendorong lebih banyak karya lokal untuk diterbitkan dan diapresiasi. Inisiatif ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem literasi di daerah,” jelas Anita.

Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Rabu, 17 September 2025, yang ditandai dengan seremoni pembukaan resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Seno Aji.

“Awalnya kami rencanakan pembukaan di hari Selasa, namun menyesuaikan agenda Wagub, maka dipindahkan ke Rabu. Beliau akan membuka secara resmi sekaligus menghadiri sesi mendongeng bersama 200 anak-anak dari SD,” ungkap Anita.

Selain lomba baca puisi, DPK Kaltim juga telah menyelenggarakan enam kegiatan lomba lainnya selama beberapa bulan terakhir. Tujuh pemenang akan diumumkan dalam acara puncak.

“Tahun ini kami menyelenggarakan tujuh lomba dalam rangka peringatan Hari Kunjung Perpustakaan. Selain puisi, ada lomba menulis, mendongeng, desain poster literasi, dan lainnya,” terang Anita.

DPK juga menyiapkan hadiah menarik untuk tiga kategori pengunjung spesial, yaitu:

1. Pengunjung Setia Perpustakaan
2. Peminjam Buku Terbanyak
3. Pengunjung Pertama pada Hari Kunjung Perpustakaan

“Kami ingin mengapresiasi pengunjung yang setia dan aktif. Semua yang punya kartu anggota bisa berpeluang mendapat penghargaan,” tambahnya.

Anita menegaskan bahwa literasi tidak terbatas usia. Pihaknya menyambut hangat kehadiran pengunjung dari anak-anak hingga lanjut usia.

“Kami punya pengunjung yang sudah sepuh, tapi masih rajin datang mencari referensi. Ini membuktikan bahwa semangat literasi tidak mengenal usia,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat lebih tertarik membaca buku fisik dibandingkan hanya berselancar lewat gawai.

“Membaca dari ponsel dan membaca buku itu sensasinya berbeda. Di sini, kami sediakan ruang yang nyaman agar pengunjung bisa menikmati waktu membaca dengan tenang,”pungkasnya.

Reporter : Yani | Editor : Wong

Comments are closed.