BERITAKALTIM.CO – PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers atas karya jurnalistik yang mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih.
Dengan mengusung tema besar “Swasembada Energi, Energi Hijau, Energi Masyarakat, dan Bisnis Berkelanjutan”, AJP 2025 menekankan pentingnya publikasi mengenai upaya Pertamina menjaga ketersediaan energi, mendukung transisi energi hijau, hingga menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian nasional.
AJP 2025 terbuka untuk karya di berbagai media, baik cetak, online, televisi, radio, maupun foto esai. Karya dipilah dalam dua kategori utama: Bisnis dan Non-Bisnis, dengan topik meliputi operasi eksisting, inovasi, digitalisasi, proyek strategis, transisi energi, pelestarian lingkungan, CSR, UMKM, hingga dukungan Pertamina terhadap seni, olahraga, dan musik.
Ajang ini akan dinilai oleh jajaran dewan juri nasional yang terdiri dari tokoh pers, akademisi, dan praktisi komunikasi, di antaranya: Syamsuddin Ch Haesy, Komaidi Notonegoro, Riza Primadi, Endah Saptorini, Beawiharta Belly, Arbain Rambey, Maman Suherman, Juniati Gunawan, dan Prof. DR. Komaruddin Hidayat.
Ketentuan Lomba
Peserta adalah jurnalis media cetak, online, televisi, maupun radio di seluruh Indonesia, dengan karya yang telah dipublikasikan pada periode 1 November 2024 hingga 31 Oktober 2025. Karya dikirimkan dalam bentuk softcopy atau bukti siar melalui email ke: anugerah.jurnalistik@pertamina.com paling lambat 31 Oktober 2025 pukul 23.59 WIB.
Karya dari media terverifikasi Dewan Pers serta jurnalis yang melampirkan sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan memperoleh penilaian tambahan.
Hadiah dan Penghargaan
Pemenang di tingkat teritori dan nasional akan memperoleh hadiah dengan total ratusan juta rupiah. Pemenang Best of The Best berhak atas hadiah utama berupa uang tunai Rp20 juta dan kesempatan mengikuti pelatihan jurnalistik ke luar negeri.
Apresiasi untuk Pers
Menurut keterangan Gayuh, Commrel PPN Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, AJP 2025 menjadi ruang sinergi antara Pertamina dan jurnalis.
“Pertamina percaya pers memiliki peran penting dalam mendidik publik tentang isu energi, keberlanjutan, dan transisi menuju energi hijau. Melalui AJP 2025, kami ingin mengapresiasi karya jurnalis yang berdampak positif bagi bangsa,” ungkapnya.
Sementara Edi Mangun, Area Manager Comrel & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga berharap wartawan dari Kalimantan bisa menampilkan karya jurnalistik terbaik dan memenangkan AJP untuk tingkat nasional. Pada AJP tahun 2024 lalu pemenang best of the best diraih Mardan, wartawan TVRI yang bertugas di Kutai Barat, Kaltim. #
Editor: Wong
Comments are closed.