BERITAKALTIM.CO-Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus memperkuat pengelolaan layanan air bersih dengan menekan tingkat kehilangan air (Non Revenue Water/NRW) dan meningkatkan transparansi kepada masyarakat.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menyebut pihaknya telah membentuk Tim Pengendalian NRW untuk mengawasi efisiensi distribusi air.
Menurut Yudhi, persoalan terbesar selama ini bukan hanya kebocoran pipa, melainkan juga pencatatan administrasi yang kurang rapi. “NRW itu ada dua, fisik dan nonfisik. Biasanya yang sering bermasalah di nonfisik, yaitu pencatatan. Kalau pencatatan sudah rapi, data bagus, maka kondisi sebenarnya bisa lebih jelas terlihat,” ujarnya, di Kantor PTMB, Senin (22/9/2025).
Ke depan, PTMB berencana mengintegrasikan seluruh data layanan air bersih dan membuka aksesnya untuk publik. Dengan sistem ini, masyarakat dapat memantau secara langsung informasi layanan, termasuk kapasitas distribusi harian, titik kekurangan pasokan, hingga potensi kebocoran jaringan.
“Rencananya semua data akan kita buka. Jadi publik bisa tahu hari ini Balikpapan mendapat suplai berapa liter per detik, di mana ada kekurangan, atau apakah terjadi kebocoran. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut menjadi bagian dari pengawasan kinerja PTMB,” jelas Yudhi.
Upaya ini mulai menunjukkan hasil. Tingkat kehilangan air Balikpapan berhasil ditekan dari 31 persen menjadi 26 persen. Untuk kasus pencurian air, PTMB menerapkan langkah teknis dengan perubahan jalur distribusi bila diperlukan.
Sementara itu, pencurian meteran yang sebelumnya kerap terjadi kini sudah tidak ditemukan lagi setelah PTMB menjalin kerja sama dengan kepolisian. “Kasus pencurian meteran sudah tidak ada. Semua ditangani bersama Polres dengan pendampingan hukum,” tegas Yudhi.
Adanya langkah ini, PTMB berharap dapat terus menekan angka NRW sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih. Transparansi data yang bisa diakses publik diharapkan menjadi sarana kolaborasi, sehingga masyarakat tidak hanya sebagai penerima layanan, tetapi juga pengawas aktif keberlangsungan layanan air bersih di Balikpapan. #
Reporter: Niken | Editor: wong
Comments are closed.