BERITAKALTIM.CO-Tak menyangka bisa menembus persaingan ketat, kelompok tari Borneo Etnika Star (BEStar) asal Samarinda berhasil meraih Juara Pertama Indonesia Menari 2025 yang digelar di Mall Pentacity Balikpapan Superblock, Minggu (12/10/2025).
Kemenangan ini menjadi kejutan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi tim yang dipimpin Kholifah Safitri. “Kami benar-benar tidak menyangka bisa menang. Pesertanya banyak dan kami sempat pesimis. Targetnya hanya bisa juara tiga saja sudah bersyukur. Tapi ternyata bisa jadi juara pertama, rasanya luar biasa,” ungkap Kholifah usai menerima penghargaan.
BEStar mulai berlatih sejak satu bulan sebelum lomba. Namun latihan intensif baru dilakukan dua pekan terakhir menjelang kompetisi. “Kami latihan setiap hari. Biasanya hanya tampil untuk acara sanggar, jarang ikut lomba. Jadi ini seperti titik balik buat kami untuk kembali berkompetisi,” tambahnya.
Denta Sepdwiansyah Pinandito, juri utama sekaligus koreografer dari Swargaloka, menjelaskan penilaian dilakukan secara menyeluruh dari berbagai aspek, mulai dari kekompakan, konfigurasi, semangat, hingga kelengkapan koreografi. “Indonesia Menari punya tarian wajib, tapi peserta diberi ruang berkreasi selama 6×8 hitungan. Jadi kreativitas sangat menentukan,” jelas Denta.
Ia menyebut BEStar unggul karena memenuhi seluruh aspek penilaian dengan sangat baik.
“Semua juri sepakat, tim ini tampil paling konsisten dan clear dari atas sampai bawah. Penilaian memang sengit, tapi BEStar menonjol dalam hal kekompakan dan pemahaman koreo wajib,” ujarnya.
Sementara itu, Maria Darmaningsih, juri utama lainnya sekaligus pengembang koreografi kontemporer Indonesia, menekankan pentingnya latihan dan kebersamaan dalam menari.
“Kalau sering berlatih bersama, tari bukan lagi beban, tapi menjadi bagian dari tubuh dan ekspresi diri. Nilai kekompakan dan kebersamaan akan muncul dengan sendirinya,” ujarnya.
Maria juga berharap kegiatan Indonesia Menari terus berlanjut. “Indonesia punya kekayaan budaya luar biasa. Tari adalah salah satu kekuatannya. Karena itu, mari terus menari, menarilah Indonesia,” katanya penuh semangat.
Perwakilan Tim Indonesia Kaya, Syahrul Darmawan, yang juga menjadi juri utama, mengapresiasi semangat para peserta dari Kalimantan. “Peserta Balikpapan dan sekitarnya luar biasa. Mereka membuktikan bahwa Kalimantan tidak kalah dari daerah lain, terutama dalam seni tari tradisi,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski Indonesia Menari bukan kompetisi profesional, karena tidak membedakan umur atau tingkat kemampuan tapi semangat dan disiplin peserta tetap tinggi.
“Para juara menunjukkan konsistensi ritme dan kekompakan di dua putaran penampilan. Itu yang membuat mereka menonjol. Jadi umumnya rata-rata banyak penari terlalu melakukan power yang berlebih di babak awal, yang akhirnya di babak kedua ritmenya berkurang,” pungkasnya.
Para pemenang Indonesia Menari 2025 di Balikpapan, Juara 1 diraih BEstar dan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 15 juta. Juara 2 diraih Hanasta Dancer dan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 12.5 juta. Juara 3 adalah M2N DANCE ART dan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 10 juta.
Selain itu, akan dipilih juga satu kelompok pemenang kategori kostum favorit di setiap kota yang akan diumumkan pada 21 Oktober 2025 melalui akun instagram @indonesia_kaya. Penyelenggaraan Indonesia Menari 2025 ini juga terselenggara dengan dukungan Savoria, Wings Group Indonesia, Dermaster, dan Derma Express.
Niken | Wong
Comments are closed.