BeritaKaltim.Co

Satlantas Polresta Balikpapan dan Dishub Gencarkan Penertiban Kawasan MT Haryono

BERITAKALTIM.CO-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai menertibkan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di ruas Jalan MT Haryono, Sabtu (25/10/2025) malam.

Penertiban kali ini difokuskan di segmen dua, mulai dari kawasan Beller hingga Toko Roti Tiam, sebagai bagian dari empat segmen KTL yang akan diberlakukan secara bertahap.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Djauhari, mengatakan bahwa penertiban ini merupakan langkah awal dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Program KTL tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi dan perubahan perilaku pengguna jalan.

“Kawasan Tertib Lalu Lintas adalah program penting untuk membentuk kesadaran bersama. Kami sudah memulai dari edukasi, sosialisasi, hingga penegakan hukum yang terintegrasi antara kepolisian dan Dishub,” ujar Kompol Djauhari di lokasi kegiatan.

Dalam penertiban malam itu, petugas gabungan memberikan teguran langsung kepada pengendara dan juru parkir yang memarkir kendaraan sembarangan. Dishub juga menempelkan stiker peringatan di sejumlah kendaraan sebagai tanda area yang dilarang untuk parkir.

“Kalau tidak segera kita tertibkan, kawasan ini akan semakin semrawut. Masyarakat sudah bisa lihat sendiri, sudah ada letter S (rambu dilarang stop) di badan jalan. Ini jelas mengganggu arus lalu lintas,” tegas Djauhari.

Selama 30 hari ke depan, penegakan KTL akan difokuskan pada tahap sosialisasi. Petugas akan terus melakukan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat, terutama pada akhir pekan. Setelah masa sosialisasi berakhir, tindakan tegas akan diterapkan terhadap pelanggar.

“Jika setelah 30 hari masih ada yang melanggar, maka akan kami tindak. Dimulai dari teguran, penilangan, hingga penderekan kendaraan oleh Dishub. Tapi tentu kami berharap masyarakat bisa tertib tanpa harus ditindak,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian dan Dishub juga tengah menyiapkan kantong-kantong parkir resmi di sisi kiri dan kanan jalan, untuk menampung kendaraan warga agar tidak lagi menggunakan bahu jalan.

Kompol Djauhari menegaskan, keberhasilan program ini bergantung pada dukungan seluruh elemen masyarakat. “Kalau bukan kita semua yang memulai budaya tertib ini, siapa lagi? Kami mengajak seluruh warga dan pelaku usaha di MT Haryono untuk bersama-sama mendukung. Dengan begitu, Balikpapan bisa menjadi kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

NIKEN | WONG

Comments are closed.