BeritaKaltim.Co

Budiono Minta Proyek Infrastruktur Dikebut Tanpa Korbankan Kualitas

BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Budiono menyoroti lambannya progres sejumlah proyek infrastruktur, menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025.

Dewan meminta pemerintah kota mempercepat penyelesaian pekerjaan agar serapan anggaran tidak terhambat, namun tetap menjaga kualitas hasil pembangunan.

Budiono mengatakan percepatan penting dilakukan karena waktu pelaksanaan tinggal sekitar satu bulan lebih. Ia menekankan agar proyek-proyek vital seperti perbaikan drainase dan trotoar segera dituntaskan sebelum tutup tahun.

“Dinas teknis harus bekerja lebih cepat dan cermat. Jangan sampai ada proyek yang terbengkalai karena alasan waktu,” ujar Budiono, saat dikonfirmasi pada hari Selasa, (11/11/2025).

Menurutnya, pemerintah kota sudah menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi banjir yang menjadi persoalan klasik di Balikpapan. Namun, ia juga mengingatkan agar pengerjaan proyek tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha di kawasan padat aktivitas ekonomi.

“Percepatan memang penting, tapi jangan sampai menghambat aktivitas warga atau merugikan pedagang di sekitar lokasi pekerjaan,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Budiono menyebut, beberapa proyek masih berjalan lambat, termasuk di ruas Jalan Ahmad Yani. Untuk itu, Komisi III DPRD yang membidangi infrastruktur akan memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Kalau ada pekerjaan yang progresnya tidak sesuai target, kami akan segera memanggil pihak terkait. Waktu sudah mepet, jadi harus ada langkah cepat, tapi kualitas pekerjaan tetap nomor satu,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelesaian proyek infrastruktur pada akhir tahun bukan hanya soal serapan anggaran, tetapi juga tentang manfaat nyata yang bisa dirasakan warga.

“Yang paling penting, masyarakat merasakan hasilnya baik dari perbaikan fasilitas umum, peningkatan kenyamanan, maupun penanganan banjir. Itu yang kita kejar,” tutup Budiono.

NIKEN | WONG | ADV

Comments are closed.