BeritaKaltim.Co

Akses Nagan Raya–Aceh Tengah Terputus, Pemerintah Aceh Bangun Jembatan Darurat

BERITAKALTIM.CO-Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memastikan pemerintah provinsi akan segera membangun satu unit jembatan baru di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Nagan Raya–Aceh Tengah, setelah jembatan tersebut putus akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

“Kita akan mempercepat akses, terutama jembatan yang putus karena ini yang paling parah. Ini secepatnya kita perbaiki,” kata Muzakir Manaf dalam keterangan yang diterima di Meulaboh, Sabtu.

Pria yang akrab disapa Mualem ini menegaskan, Pemerintah Aceh juga akan segera melaporkan kebutuhan penanganan bencana tersebut kepada pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan tambahan.
“Kami akan lapor ke pusat, apa yang perlu kita bantu dari provinsi akan kita dorong secepat mungkin,” ujarnya.

Mualem meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera mendata seluruh kerusakan secara rinci agar proses pemulihan dapat dipercepat.
“Pak Bupati tolong catat berapa rumah, jembatan, dan jalan yang rusak supaya cepat-cepat kita perbaiki,” katanya.

85 Persen Infrastruktur Rusak Total

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Aceh ke lokasi terdampak meski akses menuju titik bencana sangat sulit.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan masyarakat, kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur yang telah menyempatkan waktu berkunjung ke Beutong Ateuh Banggalang, wilayah yang paling parah di Nagan Raya,” ujar Bupati.

Ia mengungkapkan bahwa sekitar 85 persen infrastruktur di Beutong Ateuh Banggalang rusak total, mencakup rumah warga, fasilitas umum, masjid, sekolah, hingga jembatan penghubung utama antara Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Kebutuhan mendesak saat ini, lanjutnya, adalah pembukaan akses, suplai logistik, serta percepatan pembangunan kembali infrastruktur utama yang menyokong kehidupan masyarakat.

Kunjungan Menggunakan Helikopter

Gubernur Aceh terbang menggunakan helikopter dari Bandar Udara Malikussaleh, Aceh Utara, membawa bantuan darurat berupa genset untuk warga terdampak. Sementara bantuan logistik dan sembako dikirim melalui jalur darat yang masih dapat diakses melalui Beutong bawah.

Setiba di lokasi, Mualem melihat langsung titik-titik kerusakan, termasuk jembatan utama yang putus diterjang banjir bandang. Dari udara, ia menyaksikan beberapa kampung yang luluh lantak, bahkan sebagian rumah kini berada di tengah aliran sungai akibat meluasnya sungai setelah banjir.

Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.