BeritaKaltim.Co

Tekan Biaya Perpisahan, Disdikbud Bontang Ajak Sekolah Gunakan Gedung Publik

BERITAKALTIM.co – Upaya meringankan beban orang tua siswa menjadi perhatian utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang dalam pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah. Salah satu langkah yang didorong adalah pemanfaatan fasilitas milik pemerintah sebagai lokasi acara.

Kebijakan ini dinilai efektif untuk menekan biaya tanpa menghilangkan makna momen kelulusan. Kepala Disdikbud Bontang menegaskan bahwa penggunaan gedung pemerintah dapat menjadi solusi di tengah kekhawatiran tingginya biaya kegiatan perpisahan dan study tour.

“Kalau itu lebih baik lagi, karena memanfaatkan fasilitas yang ada dapat menekan pengeluaran,” ujarnya, Minggu (12/4/2026)

Menurutnya, sejumlah sekolah mulai menerapkan konsep tersebut. Salah satunya adalah SMA Yabis yang berencana menggelar acara di Gedung Auditorium 3 Dimensi di Jalan Awang Long.

“Kalau tidak salah, SMA Yabis itu di tiga dimensi. Itu contoh yang baik, bisa diikuti sekolah lain,” jelasnya.

Meski demikian, Disdikbud tidak melarang sekolah mengadakan perpisahan maupun study tour. Keputusan tetap berada di tangan sekolah, komite, dan orang tua melalui kesepakatan bersama.

“Kami tidak melarang kegiatan perpisahan atau study tour. Silakan dilaksanakan selama itu merupakan hasil kesepakatan bersama,” katanya.

Namun, pihaknya mengingatkan agar setiap kegiatan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi wali murid.

“Yang penting jangan sampai memberatkan orang tua. Pertimbangkan kondisi masing-masing wali murid,” tegasnya.

Disdikbud berharap ke depan semakin banyak sekolah mengedepankan konsep acara yang hemat dan inklusif, sehingga seluruh siswa dapat merayakan kelulusan tanpa tekanan finansial.

“Dengan begitu, momen kelulusan tetap berkesan tanpa memberatkan orang tua,” pungkasnya.

Lia Abdullah | Wong | Editorial

Comments are closed.