BERITAKALTIM.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus mendorong pengembangan potensi seni pelajar melalui ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Kegiatan ini dinilai tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana penting dalam membentuk karakter dan kreativitas siswa.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa FLS3N merupakan momentum strategis bagi pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus mengasah kemampuan di bidang seni.
“FLS3N ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang bagi siswa untuk berkembang, berani tampil, dan mengekspresikan kreativitas mereka,” ujarnya, Selasa (14/04/2026).
Ia menekankan, keberhasilan siswa tidak lepas dari peran sekolah dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan pendampingan yang tepat, siswa memiliki peluang besar untuk meraih prestasi lebih tinggi.
“Kami mendorong sekolah agar aktif melakukan pembinaan, sehingga siswa tidak hanya siap di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi seni pelajar di Kota Bontang.
“Kalau pembinaan berjalan baik dan didukung semua pihak, kami optimistis pelajar Bontang bisa tampil dan berprestasi di tingkat yang lebih luas,” pungkasnya.
Lia Abdullah | Wong | ADV
Comments are closed.