BERITAKALTIM.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang tengah menyiapkan usulan program wajib belajar (wajar) 13 tahun menyusul adanya informasi bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Bontang, Kisto, mengatakan pihaknya saat ini masih dalam tahap awal penyusunan usulan. Hal ini dilakukan setelah surat pemberitahuan program tersebut baru saja diterima.
“Sekarang ini kita mengandalkan anggaran dari Kemenkeu. Kemarin ada informasi terkait program bantuan untuk wajar 13 tahun, tapi masih dalam proses. Kami baru menerima suratnya, jadi masih tahap menyusun usulan,” ujarnya saat ditemui, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut direncanakan berupa dukungan dana untuk kegiatan pendidikan yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan. Program ini bertujuan untuk mendukung kebijakan wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.
“Bentuknya bantuan dana untuk program kegiatan, seperti yang dijalankan sekolah maupun kegiatan dari Dinas Pendidikan untuk menyukseskan program 13 tahun, termasuk satu tahun prasekolah,” jelasnya.
Namun demikian, hingga saat ini pihak Disdikbud Bontang belum menerima petunjuk teknis secara rinci terkait mekanisme pelaksanaan program tersebut, termasuk besaran anggaran yang akan diberikan.
Lebih lanjut, Kisto menyebutkan, usulan program tersebut kemungkinan akan diajukan dalam perubahan anggaran tahun berjalan. Ia berharap, program ini dapat segera direalisasikan setelah adanya kejelasan dari pemerintah pusat.
“Kami juga belum mendapat penjelasan detailnya, baru surat saja. Jadi sambil berjalan kami menyusun rencana programnya,” tutupnya.
Lia Abdullah | Wong | ADV
Comments are closed.