BERITAKALTIM.CO – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai memperkuat peran sekolah swasta dengan meningkatkan alokasi bantuan operasional sekolah (BOS) pada tahun ajaran baru mendatang. Program ini menyasar empat sekolah swasta sebagai percontohan dengan total bantuan mencapai sekitar Rp2 juta per siswa per tahun.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, memastikan bahwa anggaran program tersebut telah disiapkan dan siap direalisasikan. Ia menyebut kebijakan ini sebagai langkah awal untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara merata.
“Sudah disiapkan. Artinya kita mencoba mulai di tahun ajaran baru,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Besaran bantuan tersebut merupakan gabungan antara dana BOS pusat yang saat ini berada di kisaran Rp1,1 juta hingga Rp1,15 juta per siswa per tahun, serta tambahan dari pemerintah daerah sekitar Rp850 ribu.
Dengan peningkatan anggaran ini, pemerintah berharap sekolah swasta memiliki kemampuan lebih dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dari sisi operasional maupun pengembangan fasilitas.
Program penguatan ini akan diterapkan di empat sekolah swasta, yakni Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam (YPPI), Monamas, MTs Al Amin di Kelurahan Loktuan, serta satu sekolah di Kelurahan Guntung.
Disdikbud menargetkan program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga mampu memperkuat posisi sekolah swasta agar lebih kompetitif dan diminati masyarakat.
UPI | Wong
Comments are closed.