BERITAKALTIM.CO- Semangat pembinaan atlet sekaligus pelestarian budaya kembali terasa kuat di Kota Balikpapan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Balikpapan Terbuka II Tahun 2026 yang digelar pada 24–26 April 2026 di BSCC Dome Balikpapan.
Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi generasi muda dari berbagai jenjang usia, untuk mengasah kemampuan sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Ketua panitia, Kurnia Effendi, mengungkapkan tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa pencak silat tetap hidup dan diminati masyarakat lintas generasi.
“Kejuaraan ini sebagai proses pembinaan atlet sejak usia dini serta menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas bangsa. Jadi bukan hanya menang dan kalah,” jelasnya, Sabtu, 25 April 2026.
Sebanyak 98 kontingen ambil bagian dengan total 1.306 peserta yang terbagi dalam berbagai kategori usia. Mulai dari prausia dini hingga dewasa, seluruhnya menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kejuaraan.
Kategori usia dini hingga pra remaja menjadi yang paling dominan, dengan ratusan peserta yang bertanding dalam sekitar 900 partai, belum termasuk nomor seni. Padatnya jadwal pertandingan dari pagi hingga malam hari menuntut kesiapan fisik dan mental seluruh pihak.
Lebih dari sekadar ajang adu kemampuan, kejuaraan ini menjadi wadah pembentukan karakter. Nilai sportivitas, disiplin, dan kerja keras tercermin dalam setiap pertandingan yang ditampilkan para atlet.
“Dalam ajang ini atlet muda bisa memahami bahwa keberanian untuk tampil dan terus belajar adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tambah Kurnia.
Kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, pencak silat tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar budaya mereka.
Di tengah arus modernisasi, ajang seperti ini menjadi pengingat bahwa warisan budaya tetap relevan dan dapat terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan.
NIKEN | WONG
Comments are closed.