BeritaKaltim.Co

Investasi Industri Besar Diproyeksi Dongkrak Pendapatan PBG Bontang hingga 2027

BERITAKALTIM.CO – Pendapatan Kota Bontang dari sektor Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang seiring masuknya investasi industri berskala besar di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan peningkatan terbesar berasal dari proyek industri, khususnya pembangunan pabrik Soda Ash yang saat ini masih terus berproses.

“Kontribusi terbesar memang datang dari perusahaan besar. Kalau usaha kecil atau masyarakat umum nilainya tidak terlalu besar dibanding investasi industri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan tersebut telah mengantongi sejumlah izin pembangunan. Namun, proses pengajuan izin disebut masih akan terus berlangsung hingga seluruh tahapan proyek selesai.

“Saat ini masih ada beberapa izin yang sedang diproses. Dalam waktu dekat mereka juga akan mengajukan izin tambahan lagi,” katanya.

Menurut Aspiannur, total izin bangunan yang dibutuhkan untuk proyek tersebut diperkirakan bisa mencapai belasan dokumen sampai pembangunan rampung sepenuhnya.

Peningkatan pendapatan paling besar diprediksi terjadi pada 2027 ketika pembangunan fasilitas utama pabrik mulai dilakukan. Pada fase itu, nilai PBG diperkirakan melonjak cukup signifikan.

“Kalau pembangunan pabrik utama dimulai pada 2027, nilainya tentu jauh lebih besar. Target pendapatan bisa saja menembus Rp1 miliar,” jelasnya optimistis.

Selain proyek utama Soda Ash, beberapa pembangunan fasilitas penunjang industri lainnya juga turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, meski nilainya tidak sebesar proyek inti.

Aspiannur menilai tren investasi tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan iklim usaha di Bontang. Pemerintah daerah pun disebut terus mendorong kemudahan layanan perizinan agar proses investasi berjalan lancar.

“Kami sudah mulai bisa memetakan rencana pembangunan para investor ke depan, sehingga proyeksi pendapatan daerah juga semakin jelas,” tuturnya.

Lia Abdullah | Wong | ADV

Comments are closed.