BeritaKaltim.Co

BI Balikpapan Ajak Wartawan Perkuat Sinergi Melalui Capacity Building

BERITAKALTIM.CO-Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengajak insan media untuk terus membangun sinergi dan menghadirkan narasi positif bagi Kalimantan Timur, di tengah tantangan ekonomi yang terjadi saat ini.

Hal tersebut disampaikan Robi dalam kegiatan capacity building dan apresiasi karya jurnalistik yang digelar di Surabaya bersama wartawan dari sejumlah media Balikpapan.

“Pertama-tama terima kasih banyak sudah hadir di Surabaya. Kegiatan ini bagian dari refreshing, tapi tetap produktif,” ujar Robi, saat menyambut peserta Capacity Building yang digelar di Hotel Platinum Surabaya, pada hari Rabu, 20 Mei 2026.

Ia juga mengapresiasi karya-karya jurnalistik para peserta yang dinilai mampu menyampaikan informasi ekonomi kepada masyarakat dengan baik.

“Kami berterima kasih karena teman-teman sudah banyak menulis mengenai Bank Indonesia. Tulisan-tulisannya bagus dan keren-keren. Yang penting kita bisa memberikan informasi kepada masyarakat dengan baik,” katanya.

Robi berharap hubungan antara Bank Indonesia dan media terus terjalin erat demi mendukung kondisi Kalimantan Timur yang semakin kondusif.

“Kita punya tugas membawa aura positif untuk Kalimantan Timur. Di tengah situasi saat ini, media dan kami punya tanggung jawab moral untuk menghadirkan optimisme,” ujarnya.

Ia menyinggung sejumlah tantangan ekonomi nasional, mulai dari penurunan transfer ke daerah (TKD), penurunan pendapatan asli daerah (PAD), hingga penguatan dolar AS yang berdampak pada pasar keuangan domestik.

Menurut Robi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia juga telah memutuskan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin guna menjaga stabilitas ekonomi.

“IHSG sempat melemah. Semoga langkah ini meningkatkan trust investor terhadap pemerintah Indonesia,” katanya.

Robi juga menyampaikan pernyataan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang optimistis nilai tukar rupiah dapat kembali mendekati asumsi APBN di kisaran Rp14.800 per dolar AS pada Juni–Juli mendatang. “Semoga ekonomi kita makin sehat,” tambahnya.

Sementara itu, jurnalis Kumparan sekaligus dewan juri seleksi artikel, Micha, mengaku terkesan dengan kualitas tulisan peserta.

“Senang banget bisa ketemu teman-teman wartawan di sini. Tema-temanya unik, cerita-ceritanya bagus, dan tulisannya sudah komprehensif,” ujarnya.

Meski demikian, Micha menilai masih ada tantangan terkait kelengkapan data dalam penulisan berita ekonomi di daerah.

“Kalau di Jakarta, akses data relatif lebih mudah. Mungkin di sini tantangannya mendapatkan data dari pemerintah, asosiasi, atau pengusaha. Padahal data itu biasanya menjadi core dalam sebuah berita,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menjelaskan bahwa kegiatan capacity building merupakan rangkaian program Tinta BI 2026.

Sebanyak 41 peserta mendaftar dalam ajang tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 36 karya berhasil disubmit dan berhak mengikuti kegiatan capacity building di Surabaya.

Namun, enam peserta dilaporkan berhalangan hadir karena keperluan masing-masing.

Panitia menyebut kegiatan akan dilanjutkan keesokan harinya dengan menghadirkan pemateri dari Kompas dan Kumparan, yakni Fajar Marta dan Micha. Acara dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sesi registrasi peserta.

NIKEN | WONG

Comments are closed.